TRIBUNNEWS.COM-Psikolog keluarga Adib Setiawan, S Psi, dan M Psi dari Yayasan Praktik Psikologi Indonesia menanggapi penyebaran virus oleh para peselancar di Twitter. Inisial A mengaku kekasihnya telah memutuskan untuk menikah dengannya.

Dia dan mantan kekasihnya bertemu melalui media sosial dan memutuskan untuk menjalin hubungan. Pada awal 2020, keluarga tersebut bersatu kembali dan memutuskan tanggal pernikahan.

Pengantin baru yang membatalkan pernikahannya harus menikah pada hari Sabtu (6 Juni 2020). Ada perasaan sayang dengan mantan kekasihnya.

Sekarang, A dan mantan pacarnya tidak lagi berkomunikasi, dan sang pria kembali menjalin hubungan dengan wanita yang dipilihnya. -Membaca: Saya mengetahui dari media sosial bahwa perempuan itu mengakui bahwa pernikahannya rusak dan membatalkannya: Pasangan yang lebih baik-Membaca: Wanita Viral Curhatan menghapuskan pernikahannya karena kekasihnya gagal pindah, dan seluruh keluarga menyiapkan kencan-Indonesia Psikolog keluarga Adib Setiawan (S Psi) dari Yayasan Praktik Psikologi

Lelaki yang meminta A menikah mungkin belum memahami konsep pernikahan.