Reporter Tribunnews.com Jakarta Eko Sutriyanto

Laporan oleh TRIBUNNEWS.COM-Brand lokal Indonesia Gumun bermodal awal hanya Rp 1 juta dan melakukan riset produk pada 2018 dan meluncurkan produk foldable pertama di Indonesia. Sajadah.

Sajadah lipat sangat praktis, dirancang khusus untuk muslim aktif. Bahannya tahan air, tidak berbau, dan bisa dibawa-bawa dalam saku, sehingga mudah dibersihkan.

Gumun berasal dari bahasa Jawa yang berarti “kejutan”, dibangun oleh suami dan istri. Istri asal Yogyakarta, Paramukti dan Anggia Pino.

— -19 pandemi muncul.

Baca: Kampanye “Go Travel” Jepang selama satu bulan, dengan 2 juta orang berpartisipasi

Merek lokal inovatif pertama di Indonesia yang melaksanakan doa perjalanan yang dapat dilipat, bertujuan untuk membantu penggemar perjalanan Muslim yang aktif, apa pun yang terjadi Anda dapat mempertahankan kemampuan berdoa di mana pun Anda berada.

Gumeng telah merambah ke Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan Dubai. Ada toko online dan toko offline.

Baca: Santika Online Travel Expo Tanggal 14-28 Agustus, Ada Harga Tiket untuk 2 Orang-Gumun saat ini diposisikan sebagai toko online, jualan barang tidak hanya tikar travel, tapi juga aktif memenuhi kebutuhan umat Islam. Contohnya Hijab Go! Parfum Sajadah dan Parfum Sajadah akan meluncurkan beberapa produk unggulan lainnya untuk semakin menunjang gaya hidup umat Islam yang aktif dalam kehidupan sehari-hari. -Mendukung aktivitas mereka.

“Kami berharap dapat menjadi brand yang selalu memberikan solusi bagi umat Islam di Indonesia dan di seluruh dunia. Banyaknya selimut sholat travel yang meniru konsep pintu kuno di tahun 2020, kami semakin menginspirasi masyarakat untuk terus berinovasi” Yang terbaik untuk Sahabat Gumun Pilihan, “kata Anggia Pino dalam siaran persnya, Senin (24/8/2020), pemilik sekaligus direktur pemasaran Gumun.