Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka memamerkan produk terbarunya Kosmetik D’queena, Klinik Kecantikan Ratu mengundang Pendangdut cantik Nita Thalia, puluhan wartawan dan tim dokter Klinik Kecantikan Ratu untuk mengunjungi pabrik kosmetik D’Queena, Selasa (8 September 2020). Day) di Jalan Milenium PT Derma Elok Farma, Tangerang Tiga Rasa, Millennium J ° n ° 3000 Kawasan Industri.

Sebelum memasuki area pabrik, PT Derma Elok Farma menegakkan kepatuhan terhadap regulasi terkait, seperti cuci tangan, pengecekan suhu, pemakaian masker, pemakaian sarung tangan dan melakukan quick test.

Queen’s Beauty Clinic yang terletak di gedung raksasa Jl Agung Niaga Vll Blok G-6/25 Sunter Agung, utara Jakarta (di belakang pusat perbelanjaan Sunter) memamerkan produk kecantikan terbaru D’Queena Cosmetics, antara lain serum, pembersih wajah, Perawatan jerawat, pemutih kulit dan pembersih wajah.

Artis Nita Thalia adalah pelanggan setia Royal Beauty Clinic yang memiliki sejarah 18 tahun. Saya sangat senang diundang untuk mengunjungi Pabrik Kosmetik Dequina. Nita Thalia selalu cantik. Katanya: “Mau tahu seperti apa.” Sebelum perjalanan, Magotto ditemani Sir Jarwati menjadi pemilik Klinik Kecantikan Ratu dan menjelaskan bahwa PT Derma Elok Farma adalah Pengembangan klinik utama Klinik Kecantikan Ratu. – “Dikelola langsung oleh tim yang ahli di suatu bidang, di bawah pengawasan yang ahli, dan dengan dukungan fasilitas modern yang sesuai, untuk menghasilkan produk yang bermanfaat, nyaman dan aman bagi masyarakat,” jelas Magotto. Ia melanjutkan: “Semua produk terbaru Klinik Kecantikan Ratu ada di klinik utama Queen dan banyak pasar. Produk kami juga terdaftar di BPOM, sehingga bisa digunakan dengan aman di semua jenis kulit,” kata Margoto.

Di lokasi yang sama, Catur Wahyudi, Marketing Manager PT Derma Elok Farma menambahkan, produk tersebut mengandung bahan aktif yang cukup untuk dermatologi, khususnya kosmetik.

“Kami mengimpor bahan baku dari Eropa, tapi Catur adalah pimpinan PT Derma Elok Farma didampingi oleh Dr. Hartomo. Dia menjelaskan:” Ini produksi saya.