Postingan viral di TRIBUNNEWS.COM-Facebook tentang hubungan tidak sehat atau sering disebut sebagai hubungan beracun.

Postingan di akun Facebook idealis telah dibagikan 17.000 kali.

Dalam artikel ini, ini menjelaskan bahwa banyak pria mungkin beracun bagi kesehatan wanita.

Karena pria ini tidak menyukainya dan tidak ingin melepaskannya.

Mereka akan mencari peluang dari pasangan mereka, mengatakan bahwa mereka akan berubah.

Namun, orang yang disebut zat beracun ini akan terus melakukan kesalahan.

Baca: Video Viral Seorang Mahasiswa Jatuh Ke Laut Dengan Hebat Saat Membuat TikTok, Dan Fakta Downloadernya Terungkap – Membaca: Video Lucu Seorang Pria Berseragam Indomaret Berseragam Indomaret Bersorak di Belakang Pria Menjadi Viral di Belakangnya

Bacaan: Di balik viral videotape penjual sayur ganteng itu, si penjual menunda rencananya untuk belajar untuk keperluan keluarga-jadi di akhir tulisan disarankan jangan dengerin janji racun saja.

“Beberapa orang mungkin sangat berbahaya bagi kesehatan Anda .

Mereka tidak ingin mencintaimu dengan benar, tetapi mereka tidak ingin melepaskannya,” bunyi cerita itu.

Berikut adalah teks lengkap dari download: LINK <<

Jadi apa yang dikatakan psikolog?

Psikolog keluarga Adsi Setiawan dan SPsi MPsi memberikan jawaban. –Dia mengatakan bahwa ada banyak hubungan beracun di masyarakat. “Tidak sesuai ekspektasi atau melanggar standar,” ujarnya kepada Tribunnews.com, Minggu (13/9/2020). : Bocah Virus Menangis Jam 2 Pagi Di Pinggir Jalan, Rupanya Lupa Naik Sepeda Pulang

baca: Baru Jadi Suami Nella Charisma, Foto Lama Dory Harsa, Dia Suaminya tiba-tiba tertular virus. .com mengatakan bahwa wanita memiliki hubungan emosional dengan pasangannya.

Oleh karena itu, sulit bagi wanita untuk melepaskan pria.

Wanita juga dapat merasa nyaman dengan pasangannya.

“Wanita sudah memiliki ikatan emosional, dan akhirnya Tidak yakin apakah dia putus dengannya. Adib berkata: “

Satu sisi nyaman, tapi di sisi lain, dia juga kesakitan.

Menurutnya, setiap orang pasti memiliki keinginan untuk berubah jika melakukan kesalahan. -Tidak heran, jika orang beracun ini setuju untuk berubah.

“Selama ada komunikasi, semua orang ingin berubah.”

“Semua orang peduli satu sama lain, semua pasangan bisa.”

“Misalnya, jika seseorang setia kepada pasangannya, dia juga harus memeriksa lingkungan. “

” jelasnya. Artinya ingin menjalin semacam komunikasi untuk membuat kesepakatan. ”Tiba-tiba tersesat lalu menikah, mohon tinggalkan

baca: Foto Viral Jakarta Masuk Covid- 19 Zona Hitam Dinkes Pemprov D KI Bereaksi, menyebut ini scam — tapi psikolog yang bermarkas di Bintaro, Jakarta Selatan itu, mengimbau untuk tidak berharap sepenuhnya.

Wanita yang jatuh ke dalam hubungan yang beracun juga harus waspada terhadap pasangannya. “Setelah menjalin komunikasi dan mencapai kesepakatan, jika Anda tidak dapat mengharapkan 100%.” ​​

“Bahkan jika Anda menikah, orang tidak boleh berharap 100%.” ​​

“Pasti ada kecurigaan, terutama Kalau masih pacaran, ”jelas Adib. –Dia mengatakan bahwa membangun hubungan adalah proses pendewasaan pasangan.

Orang tidak bisa hanya berbicara tentang dipisahkan dari pasangannya.

“Kencan adalah proses kedewasaan. Ada beberapa indikator untuk percaya apakah itu atau tidak.”

“Sulit untuk mengatakan bahwa sulit untuk putus, dan tidak mudah bagi seorang wanita dalam posisi terkulai. Adib berkata:” – — “Boleh dibilang (putus), tapi juga menyedihkan,”

Membaca: Aksi Kekerasan Banyak anak muda memandu sepeda motor melewati jalan masuk, dan Internet dibanjiri. Pengguna

Baca: CCTV Rekam Si Virus Man Masjid Bandung Memecah Kotak Amal, Pelaku Lakukan Gondola Tunai

Baca: Ribuan Pencari Kerja di Pabrik Sepatu Virus Puwakata akhirnya D Petugas gabungan bubar – psikolog yang juga magang di Klinik Terapi Anak dan Dewasa YPPI di Pondok Aren, Tangerang Selatan ini juga memberikan nasehat – ia berpesan agar orang yang terjebak dalam hubungan beracun untuk fokus Aktivitas yang mereka lakukan.Jika Anda masih seorang pelajar, terimalah latihan ini dan fokuslah pada belajar dan belajar. “

” Saat kamu benar-benar tidak bisa mengandalkan seorang pria, wanita itu sudah siap, “pungkasnya.

(Tribunnews.com/Nuryanti)