Reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Saat pandemi Covid-19, bersepeda menjadi olahraga terpopuler.

Bahkan di jalan, sekarang mudah untuk menemukan pengendara sepeda. Beberapa orang sendirian, beberapa berkelompok.

Banyak orang memilih naik sepeda karena merasa dapat menjaga jarak dari orang lain dan dapat melakukan apapun yang mereka inginkan sambil menikmati kegiatan di luar ruangan. Perkusi: Luar kota juga-tetapi selama pandemi Covid-19, apakah bersepeda adalah praktik yang paling aman?

Spesialis kedokteran olahraga. Michael Triangto dari SpKO menjelaskan bahwa bersepeda akan aman jika Anda yang pertama menjaga kesehatan.

Saat tubuh anda sedang tidak sehat, jangan memaksakan diri untuk naik sepeda, karena akan membuat tubuh anda bekerja lebih keras dan menimbulkan penyakit. Mengendarai sepeda- “Kalau dikatakan ini yang paling aman, maka harus mengikuti peraturan kesehatan, yaitu kalau naik sepeda di luar rumah harus sehat”. Michael (Michael) dalam keterangan tertulisnya, Senin (27 Juli 2020). Michael pun kembali menegaskan bahwa bersepeda itu aman, perlu diperhatikan peraturan kesehatannya, yaitu memakai masker dan desinfektan.

Lalu Dokter. Michael menyarankan bahwa jika Anda ingin menghabiskan waktu dalam kelompok, pastikan Anda mengenal tidak lebih dari lima orang sehingga mereka mengetahui riwayat kesehatan mereka dan dapat menjaga jarak.

“Jika Anda tidak memakai masker dengan benar saat mengendarai sepeda, silakan kendarai dengan orang asing dan lima orang atau lebih, dan jangan menjaga jarak 20 meter, jika tidak risiko infeksi akan sangat tinggi.” Michael (Michael)

Olah raga bersepeda termasuk olah raga yang tidak berbahaya bagi lingkungan, dapat membantu mengatasi penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, bahkan bermanfaat bagi penderita penyakit jantung.