Malang, TRIBUNNEWS.COM-Dokter gigi di Malang tiba-tiba menularkan virus. Munculnya komputer dengan alat pelindung diri (APD) di dunia maya biasanya menjadi penyebab situasi ini.

Setelan barang berbahaya biasanya terlalu besar untuk membuatnya langsing. Warna Hazmat tidak hanya putih.

Logo dokter bernama Nina Agustin ini penuh warna dan gaya. .

Dia merasa tidak nyaman memakai zat berbahaya yang terlalu besar.

Selain menjadi lebih hangat, pakaian bahan berbahaya yang dia kenakan sering kali tersangkut di peralatan. – “Akhirnya saya berinisiatif membuat ukuran yang cocok untuk saya dan nyaman dipakai,” ujar Nina, Kamis (2020/7/20).

Nina terlibat langsung dalam pembuatan APD, mulai dari penelitian material hingga menjahit.

Bacaan: Quick Test Rp 150.000 untuk Pasien Mandiri, Termasuk Alat, APD, dan Biaya Pelayanan Kesehatan

Bacaan: Operasi Jaya Saat Pandemi Covid-19, Polisi Tidak Akan Pakai Pakaian Barang Berbahaya- — Menurut standar

bahkan jika ukurannya tidak sesuai untuk APD tradisional, ini dapat menjamin untuk memenuhi standar.