Laporan reporter Tribunnews.com Eko Sutriyanto-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mewanti-wanti bahwa COVID-19 dapat menjadi penyakit endemik dan virus ini akan ada pada manusia dalam waktu yang lama. — Direktur darurat WHO Michael Ryan (Michael Ryan) mengatakan bahwa pada konferensi pers virtual di Jenewa, Swiss, dunia harus bersiap untuk pertempuran yang panjang.

Banyak faktor yang mempengaruhi cara kita mengendalikan terjadinya virus ini. Ke depan, seperti kesepakatan kesehatan, obat vaksin akan ditemukan.

Baca: Kecelakaan Pesawat di Pakistan Dikabarkan Akibat Pembahasan Pilot yang Tidak Tepat Sasaran Tentang Masalah Virus Corona Saat Mendarat – Bahkan Jika Vaksinnya Adalah Kesempatan Terbaik Untuk Mendapatkan Vaksinnya. Ada banyak ketidakpastian saat menangani virus ini. Akan mempengaruhi perpanjangan waktu. Diperlukan untuk mengurangi kecepatan propagasi.

Saat ini, untuk memerangi pandemi COVID-19 dibutuhkan kerja sama semua pihak, pemerintah, masyarakat, dan swasta. –Untuk itu, perusahaan cat Jepang telah berpartisipasi dalam berbagai upaya, salah satunya adalah pengembangan inovasi cat dan pelapisan.

Japan Paint China telah meluncurkan cat anti virus untuk anak-anak, yang telah teruji dapat membunuh hampir 100% feline calicivirus (FCV) atau jenis virus korona tertentu. Cat ini sangat menular dan dapat menyerang sistem pernapasan.

Baca: Saat Mendapat Vaksin Virus Corona, Siapa Yang Diberikan Dulu?

Kemudian pada 1 Maret 2020, Nippon Paint China menyumbangkan cat anti virus anak ke sebuah rumah sakit di Provinsi Hubei, China.

Kemudian pada tanggal 18 Mei 2020, University of Tokyo dan Nippon Paint Holdings Co., Ltd. mengadakan kesepakatan untuk bekerja sama dalam penelitian dan pengembangan, yang bertujuan untuk mencegah COVID- termasuk lapisan antiviral. Tema penyebaran 19 dan teknologi solusi masalah kesehatan yang muncul selama dan setelah epidemi adalah “Membangun Teknologi Pelapisan Inovatif”.