Laporan reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Anak hiperaktif sepertinya penuh energi. Selain tidur, mereka bahkan bisa berolahraga dengan lincah.

Duduklah dengan tenang untuk anak yang hiperaktif, seperti saat belajar, yang menjadi tantangan bagi orang tua.

Apalagi saat pandemi Covid-19, karena proses belajar mengajar dilakukan secara online di rumah.

Sani B. Hermawan, Direktur Institut Psikologi Insasi Power, Psi membagikan beberapa tips untuk anak ADHD agar tetap tenang selama proses belajar. Pertama-tama, jangan marah karena menyuruh anak tutup mulut. Ketakutan itu benar. Akan melukai hati anak. Di sekolah rumah, pertama-tama lakukan beberapa aktivitas untuk menghabiskan sebagian energi anak.

Membaca: Potret viral seorang bocah TK yang menangis di depan laptop, frustrasi dengan sulitnya beradaptasi dengan e-learning

“Anak hiperaktif tidak bisa membuat orang diam. Jika mereka berhenti, sebaiknya berenang atau berolahraga dulu. “,” Kata Sani saat tampil live di Vidoran Xmart di Lazada, Rabu (26 Agustus 2020). -Anak-anak hiperaktif juga mudah terganggu, jadi tolong singkirkan mereka dulu. Gangguan termasuk ponsel orang tua.

Bacaan: Saat anak telat, orang tua bisa membantu dirinya sendiri di rumah. Caranya adalah

“Saat anak belajar untuk mencegah anak belajar ponsel, ponsel adalah musuh. Sani mengatakan bahwa orang tua ada di depan mata dan menghargai pembelajaran. Anak-anak.

Jika anak tidak bisa tetap tenang selama lebih dari satu setengah jam selama proses belajar, maka psikolog akan mengingatkan orang tua untuk bisa mengontrol emosinya.

Anak yang berolahraga secara berlebihan walaupun tubuhnya selalu dalam keadaan bugar Dalam keadaan senam, mereka tetap bisa mendengar pelajaran yang diajarkan karena setiap anak memiliki cara pemahaman yang berbeda.

‚ÄúSetiap anak memiliki cara mendengarkan yang berbeda, dan setiap anak juga berbeda. Jangan dimarahi, “kata Sani.