TRIBUNNEWS.COM-Puasa Senin-Kamis merupakan salah satu puasa yang sangat dianjurkan oleh Nabi .

Puasa hadits pada hari Senin-Kamis mengandung banyak nilai dan hikmah .

Beberapa orang bertanya-tanya mengapa puasa candi harus dilakukan pada hari Senin dan Kamis. Selesai pada hari Kamis. ?

Mengapa tidak memilih hari lain, seperti Senin hingga Selasa?

Dalam seluruh “Buku Renungan Ibadah Muslim” karangan Muhammad Syukron Maksum dijelaskan bahwa banyak nilai yang terkandung dalam puasa pada hari raya kamis dan senin, diantaranya sebagai berikut. Nabi Muhammad, resolusi Nabi dan Turunnya Alquran-Senin adalah hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, pada hari Senin, Nabi juga memperoleh waktu dan waktu transmisi pertama. Penulis: Malaikat Gibril (

) berdasarkan pernyataan Abu Qatada (Abu Qatada), meminta puasa hari Senin kepada rasura (Rasulullah) SAW, dan kemudian dia berkata: – “Ini adalah Pada hari saya lahir, saya bertindak sebagai utusan atau Alquran yang diturunkan kepada saya pada hari itu dan hari itu.