Laporan reporter Tribunnews.com Apfia Tioconng Billy-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sejak maraknya virus corona (Covid-19), mencuci tangan sudah menjadi kebiasaan.

Karena mencuci tangan harus mengurangi risiko infeksi.

Gunakan air mengalir dan sabun saat mencuci tangan, sehingga seluruh bagian tangan dapat terlindungi hingga pergelangan tangan.

Asisten Pengawas Obat Tradisional, BPOM, Suplemen Kesehatan dan Kosmetika Dra. Mayagustina Andarini juga menyebutkan kondisinya juga harus disesuaikan.Jika berada di luar ruangan, Anda bisa menggunakan hand sanitizer untuk mencuci tangan.

Baca: Cara menghilangkan virus, masker kantong, dan hand sanitizer di tempat kerja

Baca: Cara mencuci tangan mencegah virus corona adalah hal yang baik

Alkohol yang terkandung dalam hand sanitizer bisa menghilangkan rasa lengket Virus di tangan masih bisa digunakan secara merata di tangan. — “Dulu harus cuci tangan beberapa kali sehari, tapi sekarang sudah meningkat. Gunakan sabun atau alkohol di hand sanitizer untuk mematikan rumah di tangan,” kata Maya dalam siaran langsung BPOM, Rabu (24/6/2020). .

Anda harus sadar bahwa sering mencuci tangan akan membuat kulit Anda kering karena Anda akan banyak terpapar sabun dan hand sanitizer, serta akan terjadi gesekan saat mencuci tangan.

Agar tangan Anda tidak mengering, gunakan pelembab untuk mengatasinya setelah mencuci tangan, jadi penting untuk menggunakan pelembab saat Anda mencuci tangan saat keluar rumah.

Baca: Indonesia Prediksikan Media Asing Akan Jadi Hotspot Virus Corona Kenapa Bisa Begitu?

Tangan yang kering harus segera dirawat, karena dapat menyebabkan luka, karena pori-porinya lebih lebar dan mudah menembus bakteri. Prosedur kesehatan yang kami ikuti adalah menjaga agar kulit tidak mengering dan menyulitkan bakteri masuk. “” Kata Maya. -19, karena tangan memegang benda apa saja yang mungkin menempel pada tetesan air orang yang HIV positif Covid-19, lalu mereka masuk ke dalam tubuh dengan makan atau memegang mata atau hidung.