Reporter Jakarta Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Air susu ibu (ASI) lebih banyak mengandung vitamin daripada makanan formula. Oleh karena itu, disarankan tidak lebih dari 2 tahun.

Dokter anak. Jully Kasie dari Sp.A mengingatkan para ibu agar fokus menyusui daripada terburu-buru menyusui.

Jika anak menangis, jangan selalu merasa lapar dan tidak perlu susu bubuk tambahan. Anak-anak menangis mungkin merupakan tanda lain.

Baca: Ibu menyusui minum teh, kopi, dan sambal, apakah akan berpengaruh pada kualitas ASI?

“Prinsip pertama adalah meyakinkan ibu bahwa ASI yang mereka hasilkan cukup untuk memenuhi kebutuhan bayinya, karena terkadang saya mengira bayi saya lapar, jadi saya terus menyusui. Kemudian saya tidak merasa terlalu banyak, jadi saya menjadi cemas Dr. Jully Kasie dalam siaran langsungnya di Radio Kesehatan, Selasa (4/8/2020), menjelaskan, jika diselingi dengan susu formula, ia khawatir ASI justru akan berkurang karena dr Yuli mengatakan: “Semakin sering anak mengkonsumsi ASI langsung dari ASI ibu, akan membantu produksi ASI. Ibu akhirnya berkata: Susu formula yang ada di dalam botol sudah terbiasa membengkak, sehingga bisa mengganggu puting susu. ASI langsung dari payudara ibu.

“Kalau diminum dari empeng atau botol susu, bayi akan keluar Karena merasa bingung, oleh karena itu dokter berkata: “Minum botol sangat nyaman dan bisa mengurangi ASI.” Juli