Wartakotalive.com reporter Arie Puji Waluyo melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Virus korona atau pandemi covid-19 mempengaruhi kegiatan ekonomi dan mode di Indonesia.

Samuel Wongso, salah satu desainer terkemuka Indonesia, mengakui bahwa karyanya dipengaruhi oleh virus korona atau epidemi covid-19.

Bayangkan di Indonesia, setelah tiga bulan virus korona atau epidemi Covid-19, Samuel Wongso kehilangan banyak pekerjaan dan penghasilan.

Perintah untuk mengisi kas-sumber pendapatannya di Perusahaan Penjahit Huangkeng telah berkurang secara signifikan.

Baca: Industri fashion Muslim yang terkena dampak Covid-19, Kementerian Perindustrian mendorong IKM untuk menjual melalui jalur digital — -Membaca: Dalam miliaran dolar, perancang menuduh logo Geprek Bensu grafis gratis di Internet- “Industri fashion dan industri perkawinan sangat dipengaruhi oleh 19 orang ini, bahkan setelah batas sosial yang sangat besar yaitu tiga bulan ( Di PSBB), pendapatan juga turun 85%, ‚ÄĚkata Samuel Wongso dalam kontak dengan City News. . Ngi (Ngi), Selasa (23/6/2020) malam.

Pria bernama Sam mengatakan bahwa korona atau wabah virus covid-19 memaksa pelanggannya untuk menunda dan membatalkan rencana pernikahan mereka karena mereka tidak mendapatkan izin dari kerumunan. – “Banyak klien membatalkan rencana pra-nikah mereka di luar negeri, dan banyak orang menunda pernikahannya hingga waktu yang tidak pasti. Sangat merasakannya,” kata desainer yang sering mengerjakan gaun pengantin artis Indonesia. – Sebenarnya, beberapa gaun pengantin dirancang oleh Sam, tetapi pemiliknya tidak. Sisanya dikumpulkan dan dibayar. “-” Karena pernikahan itu ditunda, jadi itu ditunda. Ya, omset berkurang 85%, “katanya.