Laporan dari tribunnews.com reporter Genius Lusius-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Endar Triyono (63), anggota senior komunitas lari Bekasi Brompton (Broder), mulai bersepeda pada tahun 2016. Pada saat ini, Enda secara resmi pensiun dari kantornya dan menjadi pekerja kantor.

Di waktu luangnya, Endar juga memilih untuk naik sepeda untuk mencapai gaya hidup sehat. Endar mengatakan,

Bersepeda memberikan banyak manfaat bagi dirinya sendiri karena ia tidak lagi muda.

Dia mengklaim bahwa dia tidak pernah bersepeda dengan teman-teman di komunitas Broder. – “Itu juga memiliki banyak manfaat bagi saya, ya. Kami tidak pernah sakit. Jika sakit, itu hanya karena kami lelah. Beristirahat dan minum vitamin. Itu adalah ulang tahun ke-63 saya kemarin,” Endar mengatakan kepada Tribun Bekasi, Minggu (2020/7/07) .

Baca: Untuk melindungi diri dari virus korona, pria India menghabiskan 58 juta rupee untuk membuat topeng dari emas — baca: Bisakah Anda memakai topeng di sepeda? Para ahli kedokteran olahraga hadir untuk memberikan sesuatu— “Terima kasih atas kesehatan jantung saya, kolesterol saya normal, saya normal. Gula Alhamdulillah masih di bawah 100, syukurlah saya belum sakit,” kata Endar. Endar adalah anggota komunitas pengendara sepeda Broder, Bekasi Brompton. -Brompton’s sepeda adalah pilihan pertama Endar karena banyak teman-temannya di Bekasi menggunakan sepeda buatan London. Membaca: Dari kreativitas Ritchie hingga Brompton Bicycles Ngehits saat ini, bahkan jika harganya terlalu tinggi, mereka diburu. Membaca: Ketika Goweser tergila-gila pada sepeda lipat Brompton, ia dapat dengan nyaman melakukan perjalanan 254 mil-dan, Untuk Endar, sepeda Brompton sangat cocok untuk anak di bawah umur.

Ini hanya desain Brompton yang praktis, ringan dan nyaman.

“Brompton adalah kesenangan. Jadi, ternyata Brompton sangat cocok, terutama bagi mereka yang lebih tua. Usia yang ringan dan nyaman cocok untuk usia saya. Mungkin untuk sesak,” kata Endar