Dilansir dari Tribunnews.com reporter Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-ASI Assisted Feeding Program (MPASI) membutuhkan daging merah putih untuk membantu tumbuh kembang anak. Saat ini, untuk pandemi coronavirus (Covid -19), ini bukan masalah bagi ibu yang menyimpan daging beku untuk memenuhi kebutuhan bayinya.

Penting untuk memperhatikan cara menyimpannya agar dagingnya tetap steril dan tidak akan terkontaminasi oleh partikel yang tersebar.

Membaca: Memahami karakteristik daging sapi segar

Konsultan Nutrisi Bayi dan Penyakit Metabolik, PhD. Tities Prawitasari, SpA (K) berbagi nasehat, jangan menyimpan daging di tempat yang besar, tapi membagi ke dalam wadah yang lebih kecil sesuai dengan makanan anak. “Itu tergantung apa yang kita inginkan suatu hari nanti,” kata dokter itu. Bakti Sosial Saat Siaran Langsung Instagram IDAI, Kamis (21/5/2020).

Bacaan: Mengukur Kandungan Gizi Lontong, Nasi dan Ketupat, Mana yang Lebih Sehat?

Proses penyimpanan daging dalam wadah kecil juga harus menghindari memasukkan daging yang dikeluarkan ke dalam lemari es, karena daging tersebut terkontaminasi di udara terbuka.

Kemudian saat perlu diantarkan, cara mendinginkan daging adalah dengan menurunkannya dari freezer ke bagian belakang lemari es hingga menjadi es krim pada daging cair. Cara lain adalah dengan menggunakan air hangat, yaitu memasukkannya ke dalam air hangat bersama dengan plastik atau wadah daging untuk menjaga kemandulan. “Tidak ada lagi kristal es, jadi kamu bisa mengejar mereka.” City