JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Karena pandemi virus korona (Covid-19), Ramadhan tahun ini (Ramadhan 1441 H) menjadi unik. Semua wilayah di dunia menghadapi krisis kesehatan. Lembaga Ramadhan, khususnya Dompet Dhuafa di bulan Ramadhan.

Kerusuhan donor di konter Zakat dan meja bantuan telah mereda, terutama karena pembatasan sosial skala besar (PSBB) yang diberlakukan oleh banyak kota besar yang telah menyebabkan penurunan kegiatan masyarakat di luar rumah.

Lambatnya perputaran ekonomi di masyarakat juga memicu dampak turunnya perputaran zakat, yang terlihat pada banyak perusahaan unggulan yang memotong gaji hingga merumahkan karyawannya guna menyelamatkan aset krisis ekonomi. Menyebabkan pandemi korona jangka panjang (Covid-19). (Kamis, 30 April 2020) .

Baca: Sumbang Obat dan Alat Kesehatan senilai 5,5 Miliar Rupiah kepada BNPB

Baca: Fitri Tropica Duka, Almarhum Ayah Tiri

Baca: Valentino Rossi absen? Lorenzo: Dia masih memiliki kesempatan untuk memenangkan kejuaraan dunia kesepuluh- “Dompet Dhuafa, sebagai lembaga kemanusiaan, juga memiliki kewajiban untuk mengelola Ziswaf (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf) Promosikan pengembangan zakat dan ekonomi. “Bahkan di tengah-tengah Badai Virus Corona (Covid-19), umat manusia akan Ramadhan tahun ini. Ini adalah tantangan, bukan hambatan yang dihadapi bersama,” Direktur dan Eksekutif Dompet Dhuafa Imam Rulyawan Menurut pernyataan itu, rencana tahun 1441H tahun ini, Dompet Dhuafa terus melangkah untuk menarik dan mengundang orang dengan berbagai fungsi digital – sehingga semakin banyak orang akan dapat memahami bagaimana amal dan donasi melalui pembayaran digital. Informasi mudah. ​​Sekarang, Dompet Dhuafa akan memimpin pergerakan melalui layanan penggalangan dana digital .— “Dompet Dhuafa juga terus mengoptimalkan jaringan kepulauan di 34 provinsi dan 200 area layanan, serta Dompet Dhuafa di 30 negara di seluruh dunia Internet. Selain itu, kami juga membatalkan program offline untuk beberapa program, seperti pelafalan di kantor, pelajaran agama, dan kemudian mengubah pelafalan sekolah cepat menjadi pembelajaran digital. Untuk menjadi resitasi online, itu harus dibagikan oleh IG Live atau Youtube. Katanya, atau bersama Dow untuk beribadah online melalui berbagai media.

Selain itu, musisi seperti Dompet Dhuafa dan Dwiki Dharwaman mengundang sumbangan atau amal melalui konser amal #CukupDariRumah. . Orang yang melayani komunitas (Covid-19) selama pandemi virus Corona dapat menonton dan melakukan acara amal melalui konser yang diadakan setiap Sabtu malam.Selain menghibur orang-orang di rumah, mereka juga dapat mengundang sumbangan di Corona (Covid-19). -19) “Pencegahan di Bulan Ramadhan (1441 H). Dhoni Marlan selaku Plt Direktur ZIS Dompet Dhuafa mengatakan:” Melalui transaksi, donasi dan sedekah akan dimaksimalkan melalui sarana digital. Ini adalah layanan yang nyaman untuk membayar ZIS kepada donor. Menyalurkan bantuan ke Jakarta pada jam 10 – tentang program tingkat yang lebih tinggi seperti distribusi zakat fitrah, paket Ramadhan, paket anak yatim masih dalam agenda, jika dipaksakan, kami juga akan beralih ke program digital dan distribusi. Maksimalkan jaringan Dompet Dhuafa nasional.

Baca: Kartu depan kerja pengeboman yang dikritik, partai yang berkuasa belum memasang legiun, apakah itu menunjukkan bahwa aliansi itu rusak?

“Sejauh ini, tujuan kami masih 212,3 juta. Menurut pedoman pemerintah tentang sosialisasi pembayaran plafon sebelum Ramadhan, ini berlaku bahkan dalam pendidikan masyarakat karena banyak Duny berkata: “Kami membutuhkan bantuan karena efek korona ini. “