TRIBUNNEWS.COM – Koki tingkat Amerika Julia Child pernah berkata bahwa memasak tidak berbeda dengan melukis, berkebun, atau membuat perahu. Untuk mendapatkan hasil terbaik, diperlukan imajinasi dan kreativitas.

Hal tersebut tentunya dibenarkan oleh Diah Didi, seorang blogger dan developer resep asal Indonesia yang gemar memasak. Sejak 2008, ia telah memutuskan untuk secara teratur berbagi resep harian dengan komunitas yang lebih luas melalui blog pribadinya.

Bagi wanita yang akrab dipanggil ibu Didi, memasak tidak hanya untuk mengubah komposisi makanan, tetapi juga untuk mengeksplorasi kreativitas. Di telepon Tribunnews pada hari Minggu (17 Mei 2020), meskipun dia harus berada di rumah, ibu Didi mengungkapkan rahasia memasak kreatif.

Ibu Didi dan kreativitas memasak makanan

Jika kita melihat akun Instagram @bunda_didi, pernyataan di atas tampaknya benar: resep ibu Didi sangat kreatif! Sekilas, resep yang ia bagikan meliputi bahan makanan umum yang mudah ditemukan di rumah, seperti ayam, sup, bakwan, tahu dan kacang-kacangan.

Jadi, apa perbedaan antara resep ibu Didi? Ibu Didi memadukan bahan dan bumbu yang unik dan beragam dalam menu, yang ia sebut “biasa”.

Misalnya, ia memasak jamur dengan rendang, mengubah jamur menjadi bakwan, mencampur tahu sutra dengan brokoli dan saus tiram untuk membuat es krim dengan biji chia dan jeruk nipis. Alhasil, sentuhan kreatif ini telah menghasilkan resep baru yang dapat dibagikan kepada pelanggan.

“Gaya saya memasak masakan biasa, tapi ada metode inovatif yang berbeda, seperti menggunakan bahan yang berbeda dan cara penyiapan yang berbeda. Misalnya rendang jamur dan bakwan, atau saya juga memasak Nass Kue menara, bukan dia dengan bersemangat berkata. “Normal baru tidak memiliki hambatan untuk kreativitas. “Ibu Didi juga berbagi keterampilan memasak kreatif dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Selain itu, dalam kondisi yang dipersyaratkan — bahkan untuk ibu Didi sekalipun harus ada di rumah, ia juga mempresentasikan tantangannya sendiri. Apalagi dalam hal memperoleh bahan makanan.

Meski sudah diberlakukan aturan normal baru dan langkah kesehatan pemerintah, ibu Didi mengaku masih harus berhati-hati dalam berbelanja di pasar, sehingga mau tidak mau ia memutuskan untuk mengurangi Frekuensi belanja. Ras.

“Roblem tentu saja orang yang mencari balapan. Karena keterbatasan waktu dan batasan sosial, sangat sedikit kasus masuk pasar otomatis, dan saya harus sering pergi ke pasar. Jika bahannya benar-benar habis, maukah Anda pergi ke pasar? Itu juga di pasar sangat awal dan masih sangat sepi pada saat itu. Frekuensinya paling banyak dua minggu sekali. “Cerita ini.

Dia juga dengan bercanda meminta untuk membeli bahan makanan di supermarket setelah bekerja untuk membantu suaminya. Perutnya perih: Ada sesuatu yang selalu hilang.

” Kadang-kadang suami tidak peduli dengan bahan makanan, jadi beberapa Orang suka melupakan. Hanya satu atau dua bahan yang hilang. Niatnya jelek, jadi saya lupa beli serai. Seseorang yang tidak lagi bertekad berkata: “Dia berkata sambil tersenyum.

Jadi bagaimana cara memasak meski dalam keadaan terbatas?

Jika sulit mendapatkan semua bahan makanan di rumah, ibu Di bilang, ini adalah kreativitas yang sangat diperlukan, salah satunya dengan membuat bahan-bahan yang terbatas untuk berbagai jenis makanan.

“Kita harus berpikir bahwa kita bisa menciptakan bahan-bahan keluarga untuk berbagai macam makanan. Misalnya sambal goreng yang bisa diolah menjadi tempe kacang. Bumbu rendang juga bisa digunakan untuk jamur, daging, dll. Atau bumbunya ringan, atau bisa diperlakukan sebagai buah. Kemudian tinggal sesuaikan saja rasanya, seperti menambahkan gula, kecap atau garam, ”jelas ibu Didi.

Ibu Didi juga menyarankan agar menggunakan bumbu yang sudah jadi bisa digunakan untuk membuat bahan makanan ringan pada masakan khas, dan rasanya masih sangat enak Enak. Misalnya menggunakan bumbu khusus Indofood.

“Dengan bumbu khusus Indofood tidak perlu di-pencet bahannya. Sangat membantu pada saat-saat seperti ini.Bahan sederhana dapat digunakan di rumah dan hidangannya bisa sangat istimewa. Dianjurkan agar kita menjauh dari keramaian demi kesehatan. Ada juga banyak bumbu di sana. Dan Rendang, Opor Ayam dan Soto Ayam “, katanya-sebenarnya, mempersenjatai diaIbu Didi adalah bumbu khusus dalam makanan India yang membuat keluarga kecilnya bahagia setiap hari. Saat diminta memasak hidangan favorit suami dan anak, yakni Lontong Opor Ayam dan Jamur Rendang, ia selalu siap.

“Suamiku suka banget lontong opor ayam untuk makan siang atau malam. Misalnya kalau mau masak itu ayam, tapi susah beli tanpa jinten. Makanya masakannya selalu istimewa banget ya (Bumbu khusus Indofood) sudah lengkap. “Membantu di saat seperti itu, di tengah waktu belanja yang terbatas,” jelas ibu Didi. Menurutnya, bumbu khas Indofood dapat mendorong kreativitas ibu dalam memasak. Karena bumbu siap pakai ini dapat dibuat dengan semua bahan yang Anda miliki di rumah, selalu istimewa.

“Semua jenis bumbu adalah satu. Dan itu sangat sederhana dan rasanya banyak. Saya hanya perlu menyesuaikannya. Misalnya seperti garam, tambahkan garam saja. Kalau mau yang pemanis silahkan tambahkan gula putih atau gula merah Saya suka opor, rasa opor sesuai dengan rasa tradisional indonesia. Sesuai selera masing-masing, “ulangnya

penekanannya pada creative cooking Jangan takut, buns

Penulis:.! Bardjan / Editing: Dana Delani