TRIBUNNEWS.COM-Pimpinan Panitia Ulima Indonesia (MUI) mengimbau umat Islam untuk menghampiri Allah SWT agar terhindar dari bencana.

MUI mendesak untuk meningkatkan doa, mencari pengampunan dari Allah SWT dan tetap bermusuhan. Menurut Tribunnews.com dalam “Panduan Lengkap Penuntun Sholat” di Sumatera Selatan, berikut ini adalah pengajian Qunut Subuh:

Pada Shalat Subuh kedua, saat Itidal berdiri, ucapkan “Rabbana (Rabbana) lakal Hamdu ..), dan kemudian mengucapkan doa di sini:

“WAA’AFINII FIMAN AAFAIT (WAA’AFINII FIMAN AAFAIT. Watavalani Feynman Tavalet) AADAIT. TABAARAKTA RABBANAA WATA’AALAIT. FALAKAL HAMDU’ALAA MAA QUIRUADI. WAMIYA YA’IZZU MAN AADAIT .- “Ya Tuhan, izinkan saya dibimbing seperti orang yang Anda pandu. Seperti orang yang Anda berikan kepada saya Beri aku kesehatan. Berkatilah aku untuk semua yang kamu berikan padaku. Dan lindungi aku dari cambuk yang kamu sebabkan. Mereka yang diberdayakan oleh kamu tidak akan diremehkan. Berkatilah dirimu sendiri dan kemuliaan milikmu. Terima kasih atas semua yang kamu berikan . Saya meminta Anda untuk memaafkan dan kembali kepada Anda (bertaubat). Semoga Allah memberkati, memberkati dan menyapa Nabi Muhammad dan keluarganya. “

Baca buku doa Quinout Vettel-Quinout Vettel adalah Doa tersebut diriwayatkan dalam lantunan terakhir doa Vettel.