Reporter reporter Tribunnews, Eko Sutriyanto

TRBUNNEWS.COM, Jakarta-Pena ballpoint atau pulpen dapat menjadi bagian dari kehidupan kita, seperti merekam pelajaran, menulis puisi untuk pacar, menandatangani surat kerja, dan bahkan mengajar anak-anak menulis buku. – “Menurut sejarahnya, istilah bolpoin telah muncul sejak 1931.” Direktur Hubungan Masyarakat PT Faber-Castell Andri Kurniawan mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (6/6/2020) bahwa dua peneliti Hongaria László József Bíró dan György Bíró Diterapkan untuk paten untuk pulpen. — Momen khusus BallpointDay dirayakan pada 10 Juni setiap tahun. Faber-Castell mengingat kembali kehadirannya dan mengundang semua pihak untuk meninjau kembali penggunaan pulpen.

Pena bolpoin diwujudkan dalam karya, baik sebagai gambar yang digambar dengan pena bolpoin, tetapi juga sebagai cerita pendek, sajak / puisi dan huruf tulisan tangan, tulisan tangan dengan bolpoin.

Bacaan: Bank Bukopin menyebutkan bahwa tidak ada masalah dalam menarik uang dari ATM

“Ini tentu saja berdasarkan pada banyak penelitian, menunjukkan bahwa menulis dan menggambar secara manual dapat mengurangi stres dan membantu memori.” — Baca: APPBI mendekati penyewa Pusat perbelanjaan dibuka kembali untuk mempersiapkan karya atau gambar yang ditulis dengan aturan baru harus merupakan hasil asli / hasil mereka sendiri, bukan adaptasi, plagiarisme, atau plagiarisme.

Orang-orang dari segala usia dan profesional yang berpartisipasi dalam kegiatan umum dapat mengikuti. Peserta menggunakan pulpen Faber-Castell untuk bekerja, termasuk foto-foto karya ketika menggunakan allpoint Faber-Castell dan karya-karya yang tidak menyinggung / tidak mengandung SARA, pornografi, dan kekerasan.

Peserta juga dapat mengirimkan hingga 3 karya melalui jejaring sosial Instagram mereka, termasuk tagar #ballpointday menyebutkan instagram @ fabercastell_id, yang akan berlangsung dari 31 Mei hingga 10 Juni 2020.