TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai di pusat perbelanjaan, supermarket dan pasar umum.

Larangan ini diatur dalam Peraturan Gubernur No. 142 tahun 2019. Setahun yang lalu, larangan penggunaan kantong plastik tidak lagi diperbolehkan, terutama sebagai alat pengemasan daging kurban .

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Anies Baswedan) Kamis (25/7/2019) Ini diungkapkan secara langsung.

“Untuk pelaksanaan Idul Fitri, kami tidak menggunakan bungkus plastik sekali pakai, tetapi menggunakan bahan daur ulang,” kata Anies Baswedan di Hotel Borobudur di Jakarta Pusat, mengutip Kompas kata .com. Perkembangan terakhir dalam daftar harga ternak Idul Adha: kambing, dari sapi hingga domba-larangan menggunakan kantong plastik untuk mengemas daging usang dalam banyak hal, salah satunya adalah tas hitam berisi karsinogen, yang berbahaya bagi manusia. Kesehatan

— Tidak disarankan menggunakan kantong plastik hitam untuk mengemas daging, termasuk saat mendistribusikan daging kurban pada Idul Adha.

Baca: Mengoperasikan bisnis pembibitan hewan, para seniman garis depan menjual hewan kurban sebelum Hari Raya Idul Adha Azis – untuk alasan ini, disarankan agar Komite Pengorbanan tidak lagi menggunakan kantong plastik dan menyediakan kemasan ramah lingkungan untuk daging Wadah kelas.

Sebelumnya, GridHEALTH.id menyebutkan bahwa ada 5 jenis daun yang bisa digunakan untuk membungkus daging kurban.

Dalam hal ini, GridHEALTH.id akan sekali lagi menunjukkan tiga wadah lain, yang dapat menggantikan kantong plastik untuk kemasan daging, seperti yang ditunjukkan di bawah ini.