Laporan wartawan Wartakotalive.com Lilis Setyaningsih

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Belum lama ini, jajaran pencari perceraian di Pengadilan Gereja Soreang, Bandung, Jawa Barat mulai ramai. Tak hanya di PA Soreang, angka perceraian pun meningkat di beberapa daerah.

Data menunjukkan bahwa pada Juni 2020 dan 2020, jumlah perceraian akan meningkat menjadi 57.000.

Hingga 80% kasus perceraian diserahkan kepada istri untuk mengajukan tuntutan hukum ke pengadilan agama.

Menurut penasehat keluarga dan pemerhati sosial M Agus Syafii, banyaknya kasus perceraian disebabkan oleh masalah keuangan. -Meningkatkan rasa tanggung jawab perempuan yang memenuhi kebutuhan keluarga melebihi batas kemampuan perempuan.

Ketika semua anggota keluarga berada di rumah ketika berusia 24 tahun, ditambahkan ham cedar dengan kondisi kecil ini, di mana ada pembatasan sosial skala besar ( PSBB).

Bacaan: Selama PSBB, Perceraian di Jakarta Barat Makin Meningkat, dan Sebagian Besar Istri Ajukan Proses Cerai

Bacaan: Dengan Ikut Cerai, Ibu Muda Bandung Memilih Jadi Janda, Suami Selingkuh, dan Suami Dua Tahun Bakat-terus-menerus menginspirasi lebih banyak pertempuran di rumah.