Pelaporan oleh Surya Malang reporter Mohammad Erwin

Pada hari Jumat, di daerah Dampit Malang, seorang wanita yang dikenal sebagai pekerja (TKW) ditemukan tewas, dengan banyak mayat Daerah itu terluka dan berdarah. Pada awal 3/4/2020, identitas perempuan itu tidak diketahui, tetapi kemudian ia ditemukan sebagai pekerja migran yang baru saja kembali dari Malaysia. Mayat pekerja migran ditemukan di taman peri di negara bagian. Desa Jambangan, Kecamatan Damppi, Kabupaten Malang, sekitar pukul 06.00.

Sebuah mayat ditemukan, dan tangan kanannya terulur ke atas.

Dahi dan wajah kanan sepertinya terluka. Ada noda darah pada luka .

Menurut informasi yang diperoleh, tubuh itu disebut Suliani.

Korban bekerja dari Malaysia dan baru saja kembali ke negara itu belum lama ini. — Membaca: Purbalingga di tepi Sungai Poanga menemukan mayat b gigitan

Membaca: Setelah penyebaran virus Corona tahun ini, ekonomi Malaysia diperkirakan berada di tingkat terendah

Baca: Surat Edaran Menteri Agama tentang penggunaan kamar asrama untuk perawatan pasien — Polisi Kasatreskrim Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo menjelaskan bahwa tubuh korban telah ditunjukkan tanda-tanda kekerasan ketika ditemukan.

“Kami menemukan tanda-tanda kekerasan. Seperti memar di bagian belakang kepala. Andalu pernah menegaskan:” Mungkin karena senjata atau cedera tumpul. “-Informasi polisi dapat mengatakan bahwa korban diketahui telah melakukan perjalanan ke Kota Malang.-Sampai saat ini, polisi masih menyelidiki pembunuhan. Kasusnya tidak diketahui. Alasan pembunuhan wanita ini belum diketahui.” “Kami sudah Sebuah tim ditemukan untuk menyelidiki kasus ini. Masih dalam penyelidikan. Ada empat saksi yang diperiksa dan jumlahnya mungkin bertambah. “, Andalu Baber.

Artikel ini diterbitkan di suryamalang.com dengan judul menemukan TKW yang benar-benar terluka di taman Sengon Dampit di Malang yang baru saja kembali dari Malaysia