TRIBUNNEWS.COM-Seorang wanita bernama Nurul Chotijah ditahan di kantor polisi Pamekasan di Madura karena membeli emas dengan mata uang palsu.

Nurul adalah warga Dusun Patuk di Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. — Pembelian mata uang palsu pada Kamis (25/6/2020) pukul 14:30 di Butik Emas Jakarta di Jalan Diponegoro, Pamekasan untuk membeli perhiasan emas WIB .

Direktur Humas Departemen Kepolisian Pamekasan AKP Nining Dyah PS pada tahun 2020 Pada hari Kamis, 25 Juni, ditunjukkan sekitar jam 3 sore. WIB, ia menerima laporan dari kasir di Jakarta Gold Store.

Baca: wanita Malang membeli 5 gram emas dengan uang palsu di Pamekasan

Baca: Di malam hari, orang tua biasa menyembah

Kasir melaporkan bahwa beberapa turis membeli emas dan menggunakannya bersama-sama Pembayaran mata uang palsu.

Dengan laporan itu, anggota kantor polisi Pamekasan segera menyelidiki lokasi.

Pada hari yang sama, tersangka dengan cepat menangkapnya berdasarkan bukti yang ditemukan. Seorang pria di kantor polisi Pamekasan memasukkan tas tangan itu ke dalamnya.

AKP Nining Dyah menggambarkan urutan waktu penipuan uang palsu ini. Penulis bermaksud untuk membeli 75% emas dengan berat 5 gram seharga 3.400.000 Rp. — Membaca: Seorang anak perempuan berusia 14 tahun diperkosa oleh sepupunya, dan setelah melahirkan ayah tirinya, dia menceritakan kepada staf Puskesmas

Membaca: mempersiapkan untuk memperbaiki atap rumah yang bocor, orang ini menemukan almarhum yang dicurigai dikumpulkan. Penyerangan barang-Pada saat itu, penulis membayar 100.000 denominasi Rp.