Kakek TRIBUNNEWS.COM-Musi Banyuasin (Muba) MUSI BANYUASIN di Sumatra Selatan dilindungi oleh polisi. Inisial korban, RA, masih berusia 14 tahun dan bekerja di kediaman TS yang dicurigai.

Kasusnya dimulai pukul WIB Senin (6/8/2020) pukul 13.00 di rumah tersangka.

Pada saat ini, tersangka membujuk dan menipu korban untuk melayani perilakunya yang bejat. – Korban tidak bisa menolak karena takut dan tidak berdaya , Pengacara: Kami pikir dia tidak bersalah

Baca: Ayah dari ayah yang dilecehkan selama enam tahun, terungkap setelah korban menjelaskan kepada ibunya

“Dalam insiden itu, korban Korban merasa takut, dan kemudian merasakan alat kelaminnya sendiri, ayah korban, yang melaporkan di markas polisi di Karl Jaya Timur, “kata kepala polisi. Tungkal Jaya dari IPTU Rusin S menerima kompensasi melalui Unit Investigasi Kriminal dari Unit Investigasi Kriminal Ipda Apriansyah. Melakukan inspeksi (BAP). Dia mengatakan: “Pelaku mengaku kepada asisten penyidik ​​kriminal dari Departemen Kepolisian Tonkala Jaya, dan kemudian menahan penulis untuk penyelidikan yang lebih menyeluruh.” – Untuk tindakan ini, tersangka terlibat dalam hubungan seks. Pada tahun 2014, UU No. 35 tentang Pasal IR 76D dan 76E, Jo, Pasal 81, paragraf 1, dan Pasal 2, Artikel Jo, Pasal 82, paragraf 1, merujuk pada anak-anak kecil dan / atau pelecehan anak pada tahun 2002 Mengenai RI RI tentang Perlindungan Anak-anak, Undang-Undang RI n ° 17 diubah dan ditambah Undang-undang RI ini merevisi RI No. 23 pada tahun 2002 untuk perlindungan anak-anak untuk kedua kalinya. Anggota tersebut juga menerima laporan dari ban ayah biologis asli, yang berdasarkan pada nomor laporan polisi: LP / B-13 / VI / 2020 / Sumsel / Muba / Sek TJ pada 12 Juni 2020, “katanya. (SP / Fajeri)

Artikel ini dipublikasikan di Tribunsumsel.com, judulnya adalah kakek berusia 62 tahun di Muba Rudapaksa .Layanan rumah tangganya, para korban tidak takut berkelahi