Laporan oleh wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNNEWS.COM di Jakarta-Pemerintah kota Tangsel (Pemkot) bertindak cepat setelah mengumumkan kematian seorang warga negara karena virus korona atau Covid-19.

Airin Rachmi Diany, walikota Tangsel, mengatakan partainya akan mengalokasikan dana dari APBD yang direvisi untuk pembelian beberapa alat pelindung diri (PAD). -Jika ada laporan bahwa seseorang terinfeksi Covid-19, ADP akan diberikan dalam banyak abses untuk meningkatkan kewaspadaan.

Membaca: 3 aplikasi rapat online di perangkat seluler, yang dapat diperbesar di Skype

Membaca: Berpartisipasi dalam Tabligh Akbar, Malaysia, 3 warga negara Indonesia yang aktif, Kedutaan Besar Indonesia terus memantau — – “Kami juga mengalokasikan beberapa perubahan anggaran, pertama-tama infrastruktur, ADP, dan yang kami tetapkan, dengan fokus pada, misalnya, jumlah pusat medis yang disebut oleh masyarakat 119, dan kemudian beberapa abses akan turun.” Kata lobi. Kota Tangsel di rue Maruga, Ciputat (3 Februari 2020).

Irene menambahkan: “Karena, misalnya, ketika saudara perempuan saya merasakan, ibu saya terinfeksi virus Covid-19, jadi ada beberapa langkah dalam program yang mungkin tidak kami lakukan, misalnya, ia akan datang dengan ADP penuh Alat. “

Airin juga akan menyiapkan ruang isolasi transfer untuk pasien Covid-19 yang akan dirujuk.

“Kami juga berkonsultasi, dan sebelum pergi ke rumah sakit rujukan lain, kami akan membangun rumah sakit dalam arti transit. Alhamdulillah membuktikan bahwa beberapa rumah sakit siap untuk diisolasi. Demikian pula, untuk keselamatan, kami Dia akan menjelaskan bahwa perubahan dana APBD akan digunakan untuk mendukung dana APBD. “Polrestro di Jakarta Timur membantah luasnya razia lalu lintas – langkah lain yang diambil oleh Airin adalah pembentukan Covid Task Force, 19, oleh Biro Kesehatan , Biro Komunikasi dan Informasi dan Biro Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). — “Pada dasarnya, kami terus melakukan pekerjaan pencegahan utama, kami juga telah membentuk kelompok kerja, kami telah meminta persetujuan BNPB untuk menjadi unit kelompok kerja pusat”, ia mengumumkan.