TRIBUNNEWS.COM-Polisi Satreskerim Palembang menemukan perilaku bejat saat melakukan rekonstruksi sebuah hotel di kawasan Illil Barat (IB) I di Palembang, Sumatera Selatan (Jumat). 10 Oktober 2020).

Selama proses rekonstruksi, FAT memainkan 60 adegan.

Kamar pertama 204 yang dipesan terletak di kamar kedua Senin (6/7/2020).

Baca: Reporter Yodi Prabowo Tewas Akibat Garis-garis Kekerasan, Direktur Pelaksana Metro TV: Polisi Harus Selidiki Secara Menyeluruh

Baca: Hasil Otopsi Redaksi Metro TV Yodi Prabowo Ditemukan Mayat, Cedera Leher dan Dada — -Setelah ditangkap dan diberi kamar, FAT memanggil para korban untuk bertemu di tempat melalui wawancara kerja.

Keduanya terlibat pertengkaran karena Vanny ditipu. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polda Palembang AKBP Nuryono mengatakan kepada wartawan, Jumat (10/7/2020), karena lehernya juga ditangkap Bellamoi, dia terengah-engah. Korban almarhum. Ia keluar kamar dan kembali ke rumah neneknya dan mengambil koper berwarna biru. Ia mengatakan bahwa saat korban diletakkan di bawah kasur,

Meski masih berstatus pelajar, tindakan yang dilakukan oleh FAT Masih sangat menyedihkan .- “Penulis memposting informasi tentang lowongan kerja di jejaring sosial, dan korban ditipu setelah itu. Dia menyimpulkan, kami masih menyelidiki jumlah korban penipuan. (Kompas.com/Aji YK Putra) -Artikel ini pernah dimuat di Kompas.com dengan judul “Pembunuh Wanita Muda di Palembang Mendapatkan Jenazah Korban”.