TRIBUNNEWS.COM, SIMALUNGUN-Perguruan Tinggi Hakim Pengadilan Negeri Simalungun Sumatera Utara membebaskan Esterlan Sihombing (80), terdakwa pencurian minyak sawit, di Ruang Cakra, Rabu (21/10/2020) sore. Putusan tingkat pertama dibacakan oleh Hakim Aries Said Ginting dan hakim lainnya sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam putusannya, majelis hakim menolak permintaan jaksa karena kasus dugaan pencurian tanah atau ladang sawit oleh Esterlan Sihombing sedang diajukan ke Pengadilan Tinggi Medan. — Keputusan ini juga membuat Esterlan Sihombing dan kuasa hukumnya Parluhutan Banjarnahor merasa segar. Simalungun, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Baca juga: Soal kerabat Jokowi yang dibakar di dalam mobil, keningnya luka dan tangannya dibalut-seperti biasa, lansia Esterlan menerimanya dari jaksa. Syal masih memegang tongkat dengan tangan kanan dan masih diikatkan di leher. -Parluhutan Banjarnahor sendiri menambahkan bahwa putusan ini mencerminkan rasa keadilan.

Karena dia percaya bahwa Nenek Esterlan tidak mencuri pohon kelapa sawit.