Laporan Tribun Wartawan Jatim Sugiyono——TRIBUNNEWS.COM di Grisk-Kamis (28/5/2020), duka masih menyelimuti keluarga dua remaja putri yang tinggal di Desa Sekarputih, Distrik Penang, Barom Desa kecil Sekarputih. Pada Rabu (27/5/2020), kedua bocah tersebut tewas dalam pertandingan Kali Lamong di desa setempat.

Meskipun orang tua mereka mengingatkan mereka berdua untuk tidak bermain di sungai, nasib selalu terjadi

— seperti ibu dari mendiang Bunga Citra Evaris (Bunga Citra Evaris) Eva Susanti (42) sebelumnya ditulis oleh Dwi Citra Evaris (10), sebelum kejadian, Rabu (27/5/2020) siang, Bang Ucapkan selamat tinggal dan awasi banjir. Terlarang, tapi anak-anaknya selalu dipanggil oleh teman, jadi mereka pergi melihat banjir.

Bacaan: Jadwal untuk wanita yang tidur dengan anak-anak yang dibunuh oleh suami mereka, pelaku kekerasan mendapatkan perawatan setelah cedera tangan-selamat tinggal Banyu. Ojok nak, banjir. (Bu, saya mau lihat airnya. Jangan main-main, banjir. ”Kata Eva meninggalkan salah satu putrinya kosong.

Karena banyak teman di sana yang terus bertanya, akhirnya Bangka pergi .— -Tetapi segera setelah mendengar kabar buruk, putrinya pergi dan tenggelam di Sungai Kariramon, dia adalah seorang gadis pekerja keras.