Reporter Tribuncirebon.com Handhika Rahman melaporkan-TRIBUNNEWS.COM-Seorang ibu muda asal Indramayu dianiaya oleh suaminya.

Korban pertama menuntut penyerang untuk bekerja untuknya, dan kemudian terjadi pertengkaran. Setelah keluar rumah, ia memukuli istrinya di rumah, melukai kepala korban, bahkan melukai jarinya.

Maryati, 21 tahun, warga Kabupaten Indramayu, Desa Arahan, mengalami nasib sial. (Kekerasan dalam rumah tangga) Suaminya sendiri adalah Mukidi (25 tahun).

Maryati mengatakan bahwa kejadian malang itu berawal dari perselisihan antara dirinya dan dirinya seminggu sebelum kejadian tersebut. Anak mereka yang berumur empat tahun selalu meminta uang jajan. , ā€¯ujarnya kepada Tribuncirebon.com di kediamannya, Sabtu (19 September 2020).

Bacaan: Laeli, yang tak pulang ke kampung halaman pada usia 1 tahun, dicurigai bertemu dengan suaminya dan akan dipotong-potong oleh HRD. Ibu: Konon bakal menikah. Rusmini yang berencana menjemput suaminya bertemu dengan seorang Pelagor, rambutnya dicabut dan kepalanya lebam. -Maryati mengatakan, setelah kejadian itu, suaminya meninggalkan rumah. Selama minggu itu, dua.