Laporan Missran Asri, jurnalis dari Sarabi State, Indonesia-BANDA ACEH Tribunnews.com-Tiga narapidana (narapidana) Kelas II Banda Aceh di Kecamatan Besar Wangwanga, Provinsi Aceh, melarikan diri Selasa (4/8 / 2020) sampai 04:30 WIB. -Tiga napi yang kabur terlibat kasus narkoba dan masih menjalani hukuman 4-16 tahun penjara.

— Informasi yang didapat Serambi, tiga narapidana dari LP Banda Aceh yang kabur, Saiful Amri (46), berasal dari Meudang Ara, Kecamatan Nuru Saram, Provinsi Aceh Timur. Pria tersebut masih harus menjalani sisa hukuman 14 tahun, 9 bulan dan 16 hari.

Berikutnya, napi kedua yang lolos adalah Kasimin (43) asal Gumpang Pekan, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayolid. Pria yang terlibat kasus narkoba itu juga harus menjalani sisa hukuman 16 tahun, 6 bulan, dan 22 hari.

Baca: Mantan Raja Spanyol Kabur ke Resor Mewah di Republik Dominika Karena Dugaan Skandal Korupsi

Lalu, Penjahat Ketiga yang Lolos dari Penjara IIA Banda Aceh, Yakni Heri Fazli (25 tahun), warga Gamping Baet Mesjid di Suka Makmur, Aceh Bechar.

Herry, yang terlibat dalam kasus narkoba, adalah salah satu dari dua penjahat muda yang melarikan diri dan lainnya, dengan sisa hukuman 4 tahun 22 hari.

Kapolsek Banda Aceh yang menghubungi Serambi tadi malam, Kapolsek Trisno Riyanto SH membenarkan adanya tiga narapidana yang kabur dari Banda. Lapas Kelas IIA Aceh di Provinsi Aceh. –Menurut Kombes Trisno (Kombes Trisno) melaporkan bahwa sekitar jam 4 pagi pada tanggal 30 Bank Dunia, petugas yang sedang bertugas mencoba untuk menerangi genset di dapur di penjara Kelas IIA karena lampu padam. — Situasinya suram. Angin di luar juga kencang. Hal ini diyakini sebagai syarat untuk melarikan diri dari ketiga tahanan tersebut.

“Kami sudah membagikan foto ketiga narapidana tersebut ke Polda Aceh. Kami juga berharap ketiganya segera menyerah. Mantan Kapolda Binkar Aceh. Banda Aceh mencurigai hal tersebut. Ketiga narapidana tersebut telah dengan cermat merencanakan operasi pelarian dan membuat rencana agar operasi mereka berjalan lancar. -Kombes Trisno (Kombes Trisno) mengatakan bahwa selain membagikan foto ketiga narapidana tersebut ke tingkat polisi yang sama, ia Partai politik Tiongkok juga terlibat langsung dalam pencarian ketiga narapidana tersebut. “Hingga saat ini, pencarian tiga narapidana yang kabur masih terus berlangsung. Trisno menyimpulkan:” Artikel ini awalnya muncul di serambinews.com dengan tajuk Escape Class. Tiga narapidana narkotika di penjara Kelas II A di Da Aceh