TRIBUNNEWS.COM-Seorang penduduk Grobogan, Jawa Tengah, dinyatakan positif memiliki virus corona (Covid-19).

Pasien yang bertindak sebagai penjaga keamanan berada dalam keadaan kebingungan selama isolasi independen.

Petugas keamanan kembali ke rumah dan menjalin banyak kontak. Sobat

— Dia sangat berharap untuk kembali ke kota asalnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan Tahlilan.

Rencananya membutuhkan banyak warga untuk cepat mendeteksi coronavirus.

Slamet Widodo, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, mengatakan warganya menyatakan secara positif bahwa Covid -19 berada dalam periode isolasi yang independen.

Baca: Komisaris Umuh Muchtar dari Persib Bandung menyumbangkan 300 APD dan 4.000 topeng untuk memerangi korona

Baca: Deteksi Corona, pemerintah telah menggunakan teknologi PCR untuk memeriksa 36.000 sampel lainnya — -Slamet mengkonfirmasi bahwa penjaga keamanan kembali ke Grobogan Jumat lalu (10 April 2020). “” Tapi baru-baru ini, orang ini benar-benar kembali ke kota asalnya Jumat lalu (10/4/2020) “, Slamet, dikutip oleh Kompas.com, mengatakan pada Selasa (4/4/2020) – untuk berpartisipasi dalam acara Taherinland -Pada saat yang sama, Slamet mengatakan bahwa petugas keamanan yang seharusnya dikarantina nekat untuk kembali ke kampung halaman mereka.