Dubai, TRIBUNNEWS.COM-Kecelakaan itu terjadi pada Rabu pagi (5/8/2020) di perairan Sungai Dawas di Desa Tabo, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Karang Agung berjalan menuju Sungai Lilin (双溪 里 林). –Mesin tiba-tiba rusak. Patroli senjata anggota Brimob – setelah kejadian, lima dari sepuluh penumpang hilang dan belum ditemukan.

Basarnas Palembang yang terjun ke TKP terus mencari korban yang hilang. Herry Marantika dari Basarnas Palembang mengatakan staf Pusat Komunikasi Basarnas Palembang sudah mendapat informasi dari petugas KSOP Sungai Lilin apakah telah terjadi kecelakaan speedboat. Ia mengatakan pada Rabu (8/5/2020) bahwa ia menikam istri penyelamatnya – “ Berdasarkan informasi ini, kami menurunkan tujuh personel ke lokasi kejadian untuk menyelamatkan kamp KPP Palembang untuk mencari korban. Basarnas Palembang juga menurunkan peralatan seperti perahu karet, peralatan selam, peralatan medis, peralatan komunikasi dan evakuasi.

“Di sana, tim SAR Basarnas Palembang akan mengkoordinasikan dan mengkoordinasikan pasukan SAR untuk melakukan operasi pencarian bersama. Katanya organisasinya terdiri dari Basanas, TNI, Polli, pemerintah daerah seperti desa, bahkan ada yang terdekat. Tim medis dan elemen SAR potensial lainnya, elemen ini disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Berpartisipasi dalam perselisihan obrolan intim