Laporan reporter Tribunnews.com Adi Suhendi-Tribunnews.com di Badan Intelijen Negara (BIN) Kota Surabaya terus menyelidiki beberapa lokasi di Surabaya, Jawa Timur, dan melakukan uji cepat Covid-19 untuk memutus virus berantai korona atau Covid-19.

BIN telah beroperasi selama 10 hari di Provinsi Jawa Timur, dan telah melakukan pemeriksaan kualitas secara cepat di Surabaya dan Sidoarjo mulai tanggal 29 Mei 2020. -Sejak hari pertama, total warga Surabaya dan Sidoarjo yang menjalani rapid test sudah melebihi 12.000 orang.

Tes skala besar cepat ini merupakan instruksi langsung dari Kepala BIN Polri (Purn) Budi Gunawan.

Dr. Sri Wulandari selaku Kepala Badan Intelijen Medis merupakan dokter penanggung jawab rapid test yang dilakukan BIN di Surabaya, ia membeberkan data rapid test skala besar Covid-19 di Surabaya dan Sidoarjo pada 29 Mei 2020.

Dr Ulan mengatakan, sejak 29 Mei lalu, BIN telah menyelenggarakan 18 uji cepat skala besar pada pukul 10 di Surabaya dan pukul 1 di Sidoarjo.

Sebanyak 12.629 orang lulus tes cepat Covid-19.

Sebanyak 12629 orang, termasuk 10 detil informasi di Surabaya, jumlah warga yang mengikuti rapid test sebanyak 12.163 orang, dan 1761 diantaranya menunjukkan hasil respon. Ikuti tes cepat ini. Hasil 54 ditampilkan sebagai responsif.