TRIBUNNEWS.COM-Sejak 2018, seorang bocah kelas enam SD dipukuli oleh teman ayahnya.

Penulis memulai aksi ini dengan iming-iming Rp. 20.000.

Langkah memalukan ini dilakukan di belakang lapangan bulu tangkis.

Seorang pria asal Palembang memiliki lebih dari sepuluh pengalaman mengalahkan teman-temannya.

Orang yang masih duduk di bangku kelas enam SD Korban masih duduk di bangku sekolah dasar dan telah menjadi korban kecanduan sejak 2018. Minumlah sedikit air.

Atas pertanyaan sang ibu, korban akhirnya berani berbicara tentang perilaku pelaku.

Begitu mendengar cerita anak tersebut, orang tua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palembang.

Bacaan: Ayah Diperkosa, Anak Tirinya Beraksi di Dapur Saat Ibunya Tidak Ada Di Rumah, Penyerang Mengancam Akan Membunuh Korban

Bacaan: Dibebaskan Setelah Dipenjara Atas Perkosaan Tetua, Ayah Gantikan Nian Bocah Muda, Negara Ungkap

— Baca: Ayah Perkosa Anak Tirinya 3 Kali Ini, Karena Istri Tak Bisa Melayani, Korban P Tak Pernah Dipaksa Mabuk

Sekarang, Ilir Barat I ini Seorang warga Jalan Palembang langsung ditangkap di rumahnya sekitar pukul 09.00 Rabu (22/7/2020): pukul 30 sore.

Meski panik, penulis menundukkan kepala. Pejabat APP membawa mereka ke Polrestabes di Palembang dan bertanggung jawab atas tindakan mereka.