TRIBUNNEWS.COM-Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Konawe (KPU) Utara Zul Juliska Praja dipecat karena ia terbukti berhubungan dengan perempuan di kantor, seperti X.

Zul Juliska Praja sering diminta minum kopi dan menginap bersama X di kamar hotel.

Pada pertemuan Dewan Kehormatan (DKPP) penyelenggara pemilu yang diadakan pada hari Rabu (3/11/2020), diputuskan untuk memecat Zul Juliska Praja. Dan kode etik penyelenggara pemilu, karena ia memiliki hubungan yang tidak wajar dengan X di KPU Sekretariat Kabupaten Konawe Utara (Keluhan 2). Misalnya, siapkan kopi dan minta pengadu dikirim langsung ke ruang Teradu, “kata situs resmi DKPP mengutip anggota DKPP, Ida Budhiati.

Baca: Warga menemukan kecurangan istri polisi di rumah sewaan. Dengan wirausaha muda Terletak di sebuah ruangan, ini adalah kronologi-menurut data konferensi DKPP, telah terbukti bahwa Zul Juliska Praja menggunakan kalender resmi KPU Konawe Utara dan perjalanan bisnisnya dengan X.-Misalnya, Zul Julika Praja (Juliska Praja ) Mencadangkan kamar untuk X selama briefing teknis (bimtek) yang diadakan di sebuah hotel di Kota Kendari-konferensi menekankan bahwa tindakan tersebut menyakiti X Zul Juliska Praja ( Keluarga Zul Juliska Praja), yang merusak martabat dan kehormatan EMB.

/ Kota dan provinsi.

Dia juga terbukti melanggar peraturan DKPP No. 2 tahun 2017 tentang etika dan etika Pasal 12 dan 15, huruf a dan d. Kode etik untuk penyelenggara pemilu.