SAMOSIR TRIBUNNEWS.COM-Menurut kabar, tak kurang dari 10 karyawan telah menandatangani kontrak dengan Covid-19 di dua puskesmas di lingkungan Simanindo dan Pangururan di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Pemerintah Bupati Samosir juga akan mengambil tindakan untuk mencegah penyebaran virus.

Lasro Marbun, Agen Bupati, mengatakan 10 orang tersebut telah dilaporkan ke Satgas Covid-19 di Sumatera Utara. Sesuai kesepakatan kesehatan, “kata Lasro kepada Samosir, Minggu (10 November 2020).

Bagi karyawan yang positif HIV, mereka akan segera diisolasi dan mandiri melalui observasi kesehatan dan memberitahu keluarganya tentang” kesepakatan kesehatan. ”

Kemudian, Pokja Covid-19 Samosir akan mencari orang-orang yang memiliki hubungan dekat dengan petugas puskesmas.

Menurut Laszlo, pusat di dua institusi kesehatan dapat ditutup. rsebut .

Baca: Sekalipun saya punya hubungan dengan pasien Covid-19, saya akan paksa keluarga saya untuk mengambil hasil tes

“Saya perintahkan sekretaris untuk menyelesaikan upacara bersama pada hari Senin untuk berkomunikasi dengan pejabat kabupaten. Saat ini, saya akan Minta data misalnya apakah tes usap positif untuk banyak orang, misalnya 20 orang karyawan, kalau sebanyak 3 orang positif, saya akan berani menghentikan sementara abses beberapa hari, “kata Lasro Marbun.

Lasro mengatakan, Pemkab Samosir akan segera mulai melakukan penyadaran dan edukasi masyarakat lebih dalam. Delapan perawat di Provinsi Aceh Utara dinyatakan positif Covid-19