TRIBUNNEWS.COM-Hanya anggota polisi berawalan AKBP AK yang diangkat menjadi Kapolri selama dua bulan.

Namun, karena istrinya melaporkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dia harus dipindahkan. Mengganti AKBP Dharma E Ginting.

Sekarang AKBP AK dimobilisasi untuk ujian. — Ikuti ujian

Anda dapat mempelajari tentang transfer dari nomor telegram ST / 2935 / XI / KEP / 2020 yang didistribusikan pada 13 Oktober 2020. -Telegram surat berisi nama-nama pejabat yang dimutasi.

Biasanya pejabat tersebut sudah dimutasi untuk mengisi posisi. Posisi baru.

Namun pada poin 51, terindikasi AKBP AK dimutasi ke perwira menengah di Polda Kalteng sebagai bagian dari pemeriksaan. AKBP Devy Firmansyah sebelumnya adalah Kapolres Barito Selatan. -Harap Baca Juga: Pemerkosaan Bocah Kelas VI N TT, Kini Di Sekolah Menengah Atas, Penulis Masih Diizinkan Berkeliaran-Laporan KDRT-Humas Polres Kalimantan Tengah Hendra Rochmawan Hendra (Hendra) pada Kamis ( Pada tanggal 15 Oktober 2020) telepon menjelaskan: “Intinya masalah keluarga hanya satu. Ujian ini merupakan tindak lanjut dari laporan istri.”

Dia mengatakan peninjauan tersebut terkait dengan apa yang disebut KDRT. (Kompas.com/Dewantara)- Artikel ini sempat dimuat di Kompas.com dengan tajuk “Baru dua bulan dinas, Kapolsek ini langsung dimutasi setelah dilaporkan ke istrinya”