Panjat Tebing TRIBUNNEWS.COM-Di media sosial, seorang polisi palsu (Polsek Polandia) diangkat menjadi Wakil Komisioner Polisi Tinggi (AKBP), WS (43), dan suaminya SS (43) ditipu. Total, Rp ditipu. Godaan bagi 204 juta orang adalah lulus NCO tanpa ujian.

Kapolsek AKBP Payakumbuh Donny Setiawan mengatakan, korban SS asli bertemu penulis di jejaring sosial. Peringkat AKBP. “Setelah suami mengalami kecelakaan, tersangka juga mengelabui keluarga suami,” ujarnya. Kamppas.com berbincang dengan Kapolsek AKBP Payakumbuh Donny Setiawan, Kamis (27/8/2020). -Dony menjelaskan, tersangka adalah orang pertama.Dia ditipu oleh SS, katanya sedang di Polda Metro Polwan Sekelas AKBP yang Jaga di Jaya Jakarta .

Baca: Di Pertemuan di Pematang Sawah, Remaja Jadi Alasan Di-bully oleh Polisi Palsu

Setelah mengetahui media sosial, tersangka kemudian pergi ke Sumatera Barat Menikah di 50 kota-Setelah pernikahan, tersangka, Melan Cure, bertindak untuk mengelabui keluarga korban, dengan mengatakan bahwa dia bisa lolos ke polisi non-komisioner tanpa tes. Keluarga SS dibujuk dan akhirnya diminta Tersangka menyerahkan 204 crore rupee.

Masing-masing korban DP (20) menyerahkan Rp 46.500.000, SW (19) Rp 70 juta, A (19) Rp 42.500.000 dan warga Muara Enim, Sumatera Selatan Tanah (19) Rp 45 Juta.

Baca: Polda Met Ro Jaya Lakukan Pemeriksaan Lebih Lanjut Terhadap Musisi Anji Terkait Dugaan Narkoba Covid-19 – Diberitakan Sebelumnya, Karena Bisa Meloloskan Diri ke Polisi Godaan yang belum teruji seseorang di panitia, Polwan palsu berpangkat Wakil Kapolri (AKBP), WS (43) dan keluarga SS suami (43).