TRIBUNNEWS.COM-Pria dengan akronim RAG (32) ini berani membajak mobil pamannya AS (56).

RAG melakukan ini karena dia berutang kepada temannya sebesar Rp 128 juta. -RAG merupakan warga Desa Mrahu, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur.

Setelah pamannya korupsi Hyundai Grand Avega, RAG kini harus berurusan dengan polisi. Rs 108 crore, “kata Kasatreskrim AKP Polres Magetan Ryan Wira Raja Pratama dalam jumpa pers di Polres Magetan, Jumat (16/10/2020). Kepemilikan (BPKB) dalam waktu dekat.

Lain Lihat Saja: Merangkul Uang Bos Dengan Pura-pura Jadi Korban, Pekerja Lepas Ini Sudah Dijamin Polsek Sukawati

Baca juga: Bayar Hutang Akibat Tunggakan, Ratusan Perkebunan Kepala kantor segel minyak sawit karyawan – tetapi pembeli BPKB mobil itu kemudian pergi ke rumahnya di Amerika Serikat untuk mengambil BPKB. – Amerika Serikat terkejut mengetahui bahwa mobilnya itu dan kemudian dia melaporkan keponakannya itu ke polisi.

“Pembeli mendatangi pemilik untuk mengambil BPKP. Pemiliknya kemudian melaporkan penggunaan dana tersebut, “ujarnya. -Penulis melarikan diri setelah mengetahui bahwa dirinya telah dilaporkan oleh polisi. Namun, polisi menahan penulis di Mojokerto.

Gara-gara perbuatannya, penulis didakwa Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP, serta divonis empat tahun penjara. (Kompas.com: Kontributor Magetan, Sukoco) -Tajuk artikel yang disiarkan Kompas.com adalah: “Ini Seorang pria berani berutang mobil pamannya dan memiliki hutang beberapa miliar rupee “