Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) adalah langkah cepat untuk mengelola karyawan aktif Covid-19 di area pabrik Bekasi Cikarang, yang dihargai oleh kelompok kerja Covid-19 Kabupaten Bekasi. Percepat tim pengolah. Dr. Kes Alamsyah, juru bicara untuk kelompok kerja pemrosesan yang dipercepat Covid-19 di wilayah Bekasi, mengatakan bahwa kelompok kerja dan tim Unilever telah bekerja erat untuk membatasi penyebaran Covid-19 di salah satu pabrik. daerah. -Alamsyah membenarkan bahwa tim dari kelompok kerja dan kepala Kawasan Industri Jababeka juga mengunjungi lokasi tersebut dan berkoordinasi langsung dengan manajemen perusahaan. Unilever dan Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi akan terus bekerja sama untuk memutus rantai distribusi Covid-19.

Baca: Menambahkan 15 kasus baru, pabrik Unilever Cikarang Covid-19 memiliki 36 karyawan di pabrik depan.

Baca: Fakta 21 karyawan di Cikarang Coile-19 pabrik Unilever, ratusan karyawan yang melakukan tes PCR

“Kami berterima kasih kepada perusahaan karena menerapkan perjanjian kesehatan, bersikap proaktif, terbuka dan terus bekerja bersama kami Tetap terkoordinasi, “kata Alamsha dalam siaran pers, Jumat. (3/7) .

Alamsyah memuji tindakan spesifik dan positif Unilever, yang untuk sementara menangguhkan pengoperasian gedung TBB mulai Jumat, 26 Juni 2020, setelah beberapa karyawan departemen teknik bangunan TBB Dikonfirmasi COVID-19, langkah ini sangat akurat, sehingga dapat melindungi karyawan lain.

Meskipun peraturan menetapkan bahwa tes lain harus ditinjau, Unilever selalu mengirim laporan resmi tentang situasi terakhir ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Bahkan bagi mereka yang hanya mendeteksi melalui pelacakan kontak, Unilever mengutamakan keamanan dan mengharuskan semua karyawan di gedung TBB untuk memiliki tes PCR dari 265 orang. Mereka cepat. Alamsyah mengatakan bahwa keterbukaan dan kecepatan pemrosesan telah menjadi faktor penting dalam upaya bersama di masa depan untuk memitigasi dan mengambil tindakan sehingga distribusi Covid-19 dapat dihentikan.

Sancoyo Anundurso, Direktur Jenderal dan Sekretaris Jenderal PT Unilever, menekankan bahwa saat ini, kesehatan karyawan, keselamatan karyawan, dan keselamatan masyarakat di sekitar pabrik adalah prioritas utama perusahaan.

Sebagai hasilnya, Unilever mengambil berbagai langkah nyata. Mulai Jumat, 26 Juni 2020, operasi di gedung TBB akan ditangguhkan sementara untuk pembersihan dan desinfeksi menyeluruh.

Kemudian berkomunikasi secara teratur, berkoordinasi dan secara resmi melaporkan situasi ke Kabupaten Bekasi.