Surbana TRIBUNNEWS.COM-Arry Rebelspirates, akun Facebook Sekolah Hukum (STIH) Lamaddukelleng Sengkang yang diduga terlibat pencemaran nama baik, telah dilaporkan ke Polsek Wajo. Terkait salah satu aturan, seorang kepala desa menuding seorang perempuan cantik menyuap dosennya.

Yang jelas, akun Ary Rebelspirates menulis di kolom komentar “Kampus Maddukelleng”. pembicara. Lamadukkeleng melaporkan kasus pencemaran nama baik ini ke polisi pada 21 Agustus 2020, “kata Andi Bau Mallarangeng, Selasa (9 Agustus 2020). Saya tidak mau berspekulasi lebih jauh tentang tuduhan yang dia ajarkan.

Dia berkata, biarlah proses hukum membuktikan keaslian konten yang dilaporkan.

“Semua orang di Indonesia telah mengatakan kepadanya:“ Secara hukum, tuduhan itu memiliki status yang sama. Oleh karena itu, semua yang kami lakukan harus dijelaskan dalam undang-undang. Untuk mengukur keaslian dakwaan, kami menggunakan cara hukum untuk membuktikan apakah dakwaan tersebut benar. “- Baca: Polda Bali berharap Jerinx tampil sebagai saksi dalam kasus pencemaran nama baik IDI besok-” Sejauh ini kami belum pernah melihat kasus ini. “Hubungi polisi untuk mengetahui perkembangannya,” ujarnya. AKP Muhammad Warpa membenarkan adanya laporan pencemaran nama baik tersebut.

“Iya Andy. Andi Bau Mallarangeng melaporkan. Dia berkata: “Perkembangannya saat ini sedang diselidiki.” – Menurut informasi yang dikumpulkan, akun Facebook Ary Rebelspirates milik anggota tidak etis dari LSM Kabupaten Wajo.

Artikel ini telah tayang di timn-timur. com karena komentar Facebook, milik anggota LSM Wajo