TRIBUNNEWS.COM-Tiga remaja usia 13, 12 dan 9 tahun dipukuli oleh pekerja perkebunan.

Operasi keji itu dilakukan oleh para penyerang di sebuah perkebunan kelapa sawit di Desa Miau Baru, Kutai Khlong Phong. Kabupaten Kaltim Timur (Kabupaten Kaltim, Kaltim) .- Pelaku mengancam akan membunuh korban jika tidak menghormati keinginannya.

Kejadian ini terjadi ketika tiga korban melaporkannya kepada guru. Saya mengetahuinya setelah mengalami kejadian tersebut. – Bacaan: Sembako diserahkan kepada ibunya, seorang bocah berumur 10 tahun disiksa hingga meninggal dunia lalu diperkosa oleh seorang remaja yang masih menjadi orang tuanya- “Ya, itu terjadi pada bulan Juni dan Juli tahun lalu Agustus, ”kata Kapolsek Kutai Timur AKBP Indras Budi Purnomo (Budi Purnomo), Minggu, didampingi Kapolres Khon Pang Hari Supranoto (27/9/2020).

“Kami baru saja menerima laporan dari profesor korban. Mereka (korban) mengaku dipaksa mengancam akan dibunuh jika mereka melaporkan apa yang dilakukan masing-masing bocah kepada tersangka. Kata dekan .– –Menurut Harry, ketiga anak itu melapor kepada guru mereka setelah saling menceritakan apa yang telah terjadi. Dulu.

“Nanti, saya dan teman-teman saya yang lain akan datang ke rumah ibu saya dan menceritakan apa yang terjadi.

“Seorang korban memberi tahu seorang guru yang pernah mendengar tentang pelecehan seksual terhadap siswanya,” kata Harry.

Baca: Seorang gadis kecil terbunuh dan seorang remaja memperkosanya Secara fisik, pelaku dimarahi oleh ibu korban saat ia mencurinya — cerita yang didengarnya terungkap saat bertemu dengan tiga siswa.