Laporan reporter Tribunnews.com Srihandriatmo Malau

Bangladesh TRIBUNNEWS.COM-Kabupaten Banguru Kauer, buronan Aiji (17) yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur harus berada pada Kamis (2020) / 7/30) Hentikan aktivitas).

Sejak akhir April tahun lalu, dia telah menjadi buronan atau terdaftar di daftar buronan.

“Pada Kamis, 30 Juli 2020, Bank Dunia ditangkap sekitar pukul 02.00 dan diduga melakukan hubungan seksual dan / atau pelecehan seksual terhadap anak. April lalu di Distrik Kaur Utara, Kabupaten Kaur Anak di bawah umur terjadi di kebun sawit Talang Sembilan di Desa Pancur Negara, “kata Kapolsek Bengkulu AKBP Puji Prayitno usai dikonfirmasi, Kamis (30/7/2020) oleh Tribunnews.com.

Sat Reskrim Polres Kaur Polda Bengkulu menangkap Ir di ‚Äč‚Äčkediamannya di Blok 2 Padang Guci Hulu Manau IX 2, Kabupaten Kaur, WIB pukul 02.00 WIB.

Bahkan selama penangkapan, Ir membalas dengan parang di tangannya.

Baca: Saat Ini Tidak Ada Tersangka Baru, dan Anjuran Cabul Tunai yang Melibatkan Relawan P2TP2A Ada di Lampung Timur

Baca: Djoko Tjandra Ditangkap , Beberapa polisi di bandara dari nomor laporan polisi: LP / 256-B / IV / 2020/30 April 2020. -Mengenai jadwal acara, Rabu (29/4/2020) sekitar pukul 16.00. WIB, Ir menjadi korban kebun sawit Talang Sembilan di Desa Pancur Negara, Kecamatan Kaur Utara, Kabupaten Kaur. Di perkebunan sawit, Ir melancarkan aksi terhadap para korban yang masih di bawah umur.

Terhadap penulis, polisi mengajukan hukum pidana terhadapnya berdasarkan pasal 81 dan / atau atas dasar hubungan seksual dan / atau pelecehan seksual terhadap anak. Atau Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.