TRIBUNNEWS.COM-Jasad bayi yang digigit anjing terbukti menjadi korban pelarangan.

Bayi itu ditinggalkan sampai kematiannya. Tersangka adalah bayi terbuang yang digigit anjing AN (20) mengaku malu dengan kelahirannya saat mengaku masih perempuan.

“Maaf,” kata AN singkat, dan membuka matanya saat bertanya kepada wartawan di Mabes Polri Tasikmalaya, Kamis (16/7). – Bagi petugas Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak Satres Klim, tersangka mengaku bertekad membiarkan bayinya yang baru lahir terbaring hingga meninggal dunia. –Dia mengakui bahwa dia belum siap menghadapi kenyataan, seorang anak kecil, tetapi keadaannya masih seorang gadis.

Bayi yang lahir bersamanya adalah hasil dari pergaulan terlarang dengan pacarnya.

Bacaan: Ibu Ini Menarik Bayi Yang Ingin Dilahirkan, Kepala Tetap Di Perut dan Tubuh Bayi Dibungkus Plastik

Bacaan: Bayi Splashy Corpse Diseret Anjing Hutan dan Badan Menjadi Penuh , Tangannya Hampir Hilang

baca: Garis Waktu Lengkap Anjing Yang Menyeret Jenazah Bayi Dari Dalam Tahi Malaya Ada Di Hutan, Tubuhnya Belum Utuh

Tersangka lalu Mengerjakannya Saya melahirkan di kamar mandi kantor yang juga merupakan kediaman saya pada Senin (13/7) pagi. Hendria Lesmana didampingi Kasatreskrim AKP Siswo De Cuellar Tarigan mengatakan, tersangka mengaku awalnya mengacaukan kehidupan bayi setelah lahir.