TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid-19, pelajar harus belajar di rumah.

Namun, tidak semua siswa memiliki fasilitas yang dapat mendukung pembelajaran di rumah.

Keempat mahasiswa asal Bandar Lampung ini harus lebih giat belajar. Karena orang tua tidak mampu membayar banyak tunjangan internet, mereka pergi ke sekolah online.

Ali (15), Fernando (15), Rez (12) dan Faiz (12) tinggal di Jalan Nanka, Gang Steyap, Kecamatan Kedaton, Kota Lampung Desa Sepang Jaya (Desa Sepang Jaya).

• Konon video viral Satherine Wilson terkena narkoba dalam insiden Sule. Sutradara menjelaskan bahwa seorang anak melecehkan ayahnya hingga meninggal dan menusuk korban Sambil menangis, warga berani mendekat– • Wanita virus itu dengan histeris memeluk kerbau yang mati dan menghilang hingga berani – keempat siswa yang berbeda kelas itu terpaksa menggunakan WiFi tetangga c untuk berselancar di Internet. -Setiap pagi, mereka duduk berjejer di dekat dinding ruang resepsi dan memiliki akses internet.

Di Pap An, berlindung di bawah pohon pisang, mereka dengan antusias mengikuti pelajaran ini. -Siswa kelas 10 SMA Gajah Mada mengatakan bahwa mengikuti kursus online hanya membuang-buang kuota internet. Kuota 1 GB per minggu.

Pelajari lebih lanjut >>>