Laporan reporter Surya Doni Prasetyo-Magdan Tribunnews.com-Novi Eko Mulyawan (39 tahun) adalah warga Desa Kecil Sekadalan, Desa Kadiren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Suster-Kecantikan Nur Ariffin memukuli perutnya tiga kali.

Penusukan itu disebabkan oleh perselisihan tentang batas tanah warisan.

Menurut Surya.co.id, sengketa tanah warisan kedua orang itu sebetulnya masih kerabat. — Baca Lagi: Narapidana di Kotapraja Agung Lampung Rangkul Wanita Bekasi dan Ancam Bagikan Foto Korban— “Dua orang yang terlibat konflik itu sebenarnya adalah saudara, tetangga pelaku kekerasan, dan sebagainya. Korban, Kamis (15/10).

Yassin mengatakan, ketiga korban yang ditusuk langsung dibawa ke RS Ponorogo (RS) Polsek Magdan.

Baca juga: Wakil Ketua MPR menyarankan agar Panitia Kedelapan MPR membentuk panitia untuk menghancurkan kapel dan membunuh Olama. Keduanya terlibat pertengkaran yang berujung penganiayaan. Korban ditusuk di perut. ” Yashin menjelaskan.

Kapolsek Lembeyan, AKP Suyatni tidak membantah penganiayaan tersebut. Taruh di Rutan Polsek Magdan dan minta informasi tentang penganiayaan itu, “kata AKP. Suyatni .

Artikel ini telah dimuat di surya.co.id dengan judul” Memperjuangkan Batas Tanah Warisan “di Mayden Tan ditikam tiga kali