TRIBUNNEWS.COM-Seorang pria bernama Ismail (25 tahun) di Makassar segera mencekik bayinya yang berusia 5 bulan.

Ismail sengaja menganiaya bayinya karena istrinya tidak memberinya uang untuk membeli alkohol. -Dalam kejadian tersebut, pelaku sedang mabuk.

Ismail Mabuk mengambil bayi dari pelukan istrinya saat bertengkar atau bertengkar secara lisan.

“Jadi, ceritanya pelakunya (Ismail) mabuk dan pulang. Berdebat dengan istrinya.” – “Karena pengaruh alkohol, penyerang bayi ayah mencuri bayi dari istrinya Dan pukul dia, “kata Iqbal Usman, Kapolsek Iqbal Usman. -Juga Baca: Ibu Muda Ende Membunuh Bayi Umur Tiga Bulan Karena Keterbatasan Keuangan dan Suaminya Main Kartu-Baca Juga: Mendengar Tangisan di Desa Kosong, Wanita Ditemukan Satu Persatu Bocah kecil di ransel-pertengkaran itu sendiri, lanjut Iqbal Usman, Ismail Drunken meminta uang kepada istrinya. Dia (Ismail) meminta istrinya yang mabuk untuk minum lagi, “jelas Iqbal Usman.

Sekarang, Ismail harus melewati kesusahan di sel. Bertanggung jawab atas perbuatannya. Polisi Panakukkang ditahan. Pada tanggal 23 23 2004, penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (UU-KDRT) bisa terancam hukuman penjara hingga lima tahun. – (Tribun-Timur.com, Muslimin Emba) — Artikel ini telah tayang di kolom Oriental.com, dengan judul “Tidak Ada Uang” dan Alasan Ayah Makassar Ingin Hidup Bersama Bayinya