TRIBUNNEWS.COM-Seorang siswi SMA yang disingkat IZ (17) tak merasa ada yang menertawakan saku orang lain. –Dia kaget saat iPhone X senilai Rp 8 juta hilang.

Peristiwa pencopet terjadi pada pukul 13.00 WIB di Kecamatan Ilir Timur Je Palembang sekitar pukul 13.00 pada Sabtu (10/3/2020).

“Usai memarkirkan kendaraan, saya dan ibu langsung berjalan menuju Tempat yang dikunjungi Pasar 16. Saat ibu saya jalan di depan, saya ditangkap oleh dua orang, satu memukul saya dari depan dan satu lagi menangkap saya dari samping, ”kata IZ, Sabtu (10 Oktober 2020), Warga Kecamatan Kertapati, Palembang. Bripka AF membela seorang wanita yang dirayu dan memenangkan pertarungan dengan pengemudi tersebut hingga dilaporkan ke polisi-lalu IZ mencoba mengeluarkan ponsel dari saku celana kirinya. – “Melihat ponsel saya tidak ada di saku celana, saya dan ibu mencoba menemukan dua orang memeluk tubuh saya, tetapi kami tidak menemukannya,” katanya. Dia sangat cepat sehingga dia tidak bisa merasakan siapa pun memasuki sakunya.

“Insidennya sangat cepat sehingga saya tidak sadarkan diri dan pelaku tidak merasakannya saat mengangkat telepon. -Korban ingin pelaku ditangkap dan dimintai pertanggungjawaban.

Baca: Membunuh Sebelum mematikan kereta, pengantin baru mendatangi ibuku dan menangis sepanjang malam dan meminta maaf- “Aku benar-benar tidak menerima telepon. Saya dihentikan oleh penulis, dan saya berharap penulis akan ditangkap dan bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan. “Pungkasnya. Pada saat yang sama, Humas Polda Palembang AKP Irene mengatakan bahwa laporan tersebut diterima oleh anggota Polsek SPKT Palembang.

” Ia menyimpulkan bahwa laporan tersebut diterima unit kami yang bertanggung jawab atas piket SPKT. Laporan tersebut kemudian akan diserahkan ke departemen investigasi kriminal untuk ditindaklanjuti. (TribunSumsel.com/Pahmi Ramadan)

Judul artikel ini sudah dimuat di Tribunsumsel.com, saking cepatnya, kamu tidak akan merasa ada orang yang merogoh saku celanamu, dan siswa meloncat-loncat di Pasar 16 Ilir