Liputan Tribun Lampung Syamsir Alam-TRIPUNNEWS.COM, LAMPUNG-jual sarung jok mobil curian lewat media sosial (medsos), ES (29) akhirnya ditangkap polisi – kecurigaan bermula dari korban. Ahmad, warga Jalan Way Seputih, melihat pesan di Facebook (FB) bahwa dirinya ingin menjual enam sarung jok mobil pada 31 Mei lalu.

“Ciri dan motif yang saya lihat sama dengan saya hilang,” kata Ahmed dari petugas polisi Seputih Yake yang menangani kasus tersebut. , Senin (8/6) .

Ia memerintahkan rekannya Mustopa untuk menyamar sebagai pembeli dan memverifikasi keberadaan penjual yang ternyata tinggal di Kecamatan Pungu.

Menurut laporan Mustopa, pada 1 Juni, Minggu lalu, ia meninggalkan anggota Interpol sebanyak-banyaknya, dan pura-pura membeli enam sarung jok.

Bacaan: Jika Pencuri Ingin Sabotase ATM, Ternyata Polisi Mengosongkan Metamfetamin dan Menaiki Mobilnya

Bacaan: Anak-anak Melakukan Aktivitas di Pulau Lampang di Seribu Children’s Show, Jawaban Level 1 Sampai 3

“Pelaku meminta saya untuk berdagang di pasar punggur. Saya pergi ke punggur mustapa dan berkata,“ waktu dan tempatnya dekat pasar punggur, ”- setelah memastikan bahwa barang yang akan dijual ES adalah milik rekannya Setelah itu, Mustapa kemudian menelpon Polres Seputih Banyak dan langsung menangkapnya. Iptu Eko Heri Susanto dari Popon Ardianto Sunggoro, Kapolsek AKBP, menjelaskan bahwa tersangka adalah warga Desa Sri Basuki di Kecamatan Seputih Banyak. Iptu Eko Heri Susanto mengatakan: “Kami dapat menemukan lebih banyak bukti dari mertua tersangka di Punggol.