TRIBUNNEWS.COM Badan Meteorologi Iklim dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainul Abdul Majid telah mengumumkan peringatan dini kondisi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk 3 hari ke depan – peringatan dini 3 hari sebelumnya diharapkan mulai 5 April hingga 5 April mendatang. Ketujuh

Kondisi cuaca potensial, seperti hujan lebat, angin kencang, kilat, tanah longsor, dll.

• Dalam kasus penganiayaan NTB muda di kantor tiket, 9 terdakwa didakwa dengan ibu mereka, yang telah berusia lebih dari setahun: ini bukan anak ayam

“Kemungkinan hujan telah meningkat baru-baru ini, dan kami mendesak orang-orang Selalu waspada dan perhatikan hal-hal seperti tanah longsor, banjir, angin kencang, dan kilat, “kata peramal bandara BMKG. Bandara Internasional Lombok, Aprilia Mustika (Aprilia Mustika) dalam pernyataan resmi, Minggu (4 Mei 2020) .Selain itu, BMKG juga memperingati layanan transportasi laut, nelayan, laut Pengguna dan operator pariwisata dan masyarakat. Saat bepergian di daerah pantai, disarankan untuk memperhatikan ketinggian gelombang sekitar 2 meter atau kurang.

Gelombang dapat terjadi di bagian selatan Lombok dan bagian selatan Selat Alas.

• 1 pasien di bawah pengawasan Corona meninggal di NTB Jakarta, satu hari. Pada Minggu (5/4/2020), tornado terjadi sekitar pukul 12.30 malam di sekitar area Bandara Internasional Lombok.

Menurut hasil analisis, tornado disebabkan oleh awan cumulonimbus dan berlangsung sekitar 5 menit. (Kompas.com/ Penulis Tengah, Lombok, Idham Khalid / Robertus Belarminus). Artikel ini diterbitkan di Kompas.com dengan judul “BMKG mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem selama tiga hari di NTB” – alasan sebenarnya untuk cuaca dan sinar matahari Apakah tidak ada coronavirus di Indonesia?

Sejauh ini, tidak ada coronavirus di Wuhan atau Covid-19 yang ditemukan di Indonesia.Ini adalah perbedaan cuaca dan keberadaan sinar matahari.

Halaman Berikutnya = ===== == =======>