TRIBUNNEWS.COM-Polres Sidoarjo bersama-sama menerapkan sanksi berupa refleksi dan doa di area pemakaman khusus Covid-19 Praloyo.

Sanksi tersebut diperuntukkan bagi warga yang melanggar perjanjian Covid-19 atau virus corona. — Terkait hal ini, kata Kapolsek Sidoarjo Kombes Pol Sumardji.

Dia menjelaskan bahwa sanksi seharusnya memiliki efek jera bagi warga yang tidak mematuhi peraturan kesehatan selama pandemi Covid-19. Deter semua orang. Samaj berkata: “

” Untuk mematuhi peraturan sanitasi. • Dimarahi bawahan karena menjatuhkan sanksi masuk peti mati. Penanggung jawab Satpol PP Jakarta Timur: Harus sesuai aturan– • Polisi menelpon Reza Artamevia, Sabu yang sudah empat bulan dikonsumsi saat pandemi Covid-19 – – • Mengapa pasien Covid-19 mengalami gejala terselubung happy hypoxia, yang bisa berujung kematian? Sumardji me menjelaskan bahwa saat itu, sedikitnya 54 warga terjebak dalam penggerebekan tanpa memakai masker — lalu warga yang Ajak ke Praloyo dan disebar ke masing-masing kuburan. Tinggalkan, dan ajak warga untuk salat di depan kuburan.

Informasi selengkapnya ==== ====>